Press "Enter" to skip to content

Melakukan P3K pada Ponselmu yang Rusak

Kalau suatu hari smartphone kamu terjatuh, kecemplung ke air, dan rusak, jangan panik. Kamu bisa melakukan P3K pada ponselmu. Bagaimana caranya?

Seperti dilansir dari Popular Science, berikut cara yang cepat dan mudah memberikan pertolongan pertama pada smartphone yang rusak:

Pertama, tentu pencegahan
Belilah ponsel yang cukup tangguh. Deskripsi ketangguhan ponsel tergambarkan dalam rating IP. Disebut juga International Protection Marking atau Ingress Protection Marking, yang menggambarkan seberapa tangguh ponsel itu menghadapi debu dan air. Ponsel dengan rating lebih tinggi akan lebih tangguh.

Digit pertama setelah IP, bicara soal kemampuan ponsel menangani partikel pada, dari 0 (benar-benar rapuh) sampai 6 (benar-benar terlindungi). Kebanyakan ponsel mencapai angka 5, yang maksudnya, debu masih bisa masuk ke dalam ponsel, tapi tidak akan mengganggu fungsi normalnya.

Digit kedua adalah tentang seberapa tangguh ponsel terhadap air dan cairan lain. Range-nya lebih panjang, 0-9. Ponsel dengan rating 4, terlindungi dari percikan. Kalau 7, bisa bertahan 30 menit dalam cairan sampai kedalaman 3 kaki. Sedang yang berating 8 bisa lebih lama lagi. Contoh Samsung Galaxy S9 yang punya skor IP68, bisa bertahan di kedalaman sampai 5 kaki selama 30 menit. iPhone X sendiri memiliki rating IP67.

Tapi meski tak setinggi itu, kamu bisa kok melindungi ponsel dengan membeli casing yang mampu melindungi dari benturan. Juga pelindung layar yang bisa mengurangi dampak benturan pada layar, sehingga tak pecah.

Kedua, layar retak
Kalau suatu hari ponselmu terjatuh, kerusakan yang terjadi bisa bermacam-macam. Langkah pertama, cek tanda-tanda kerusakan dengan melihat seluruh eksterior ponselmu, juga dengan menyalakan dan mematikan, untuk memastikan apakah ponsel masih bekerja dengan baik atau tidak.

Kalau cacat sedikit dan fungsinya normal, tak usah khawatir. Tapi kalau kamu melihat ada kebocoran cairan, waspadalah. Sebab bisa saja cairan itu bocor dari baterai atau perekat yang menyatukan ponsel. Kalau melihat itu, berhentilah menggunakan ponselmu.

Tapi kalau ada kerusakan besar macam keretakan yang sampai memperlihatkan bagian interior, maka jangan pakai dulu ponselmu. Sebab, jika kamu mencoba menyalakan, itu bisa menambah kerusakan. Berkonsultasilah ke profesional, simpan ponsel di kantung plastik dan tanyakan informasi lebih lanjut kepada pembuat ponsel atau peritel untuk memperbaiki atau menukar ponsel itu.

Retakan di layar bisa berarti dua hal. Pertama, kalau retakan tak mengganggu sistem ponsel, kamu bisa memasang screen protector di bagian yang pecah supaya layar tak berantakan dan kamu masih bisa memakainya. Kedua, kalau kamu melihat perubahan warna pada bagian yang rusak, artinya kamu mesti mengganti layarnya.

Meski bisa dipakai sementara, segeralah bawa ponselmu ke service center.

Ketiga, terkena air atau kecemplung
Kalau ponselmu tak sengaja kecemplung ke air, langkah pertama adalah segera matikan. Copotlah bagian-bagian yang bisa dicopot, seperti penutup belakang, baterai, kartu SIM, microSD, dan sebagainya. Lalu keringkan dengan tisu atau kain.

Biarkan ponsel mengering sealami mungkin. Jangan pakai microwave atau pengering rambut. Biasanya butuh 48 jam atau lebih sampai ponsel mengering. Kamu bisa menempatkan ponsel di dalam beras atau silica gel yang bisa menyerap kelembaban.

Sambil menunggu kering, coba cek rating IP ponselmu di website seperti GSMArena. Kalau ponselmu memiliki rating IP67 atau IP67, kamu tak perlu kuatir. Bahkan, meski IP-nya lebih rendah, segera setelah ponselmu kering, ponsel akan berfungsi dengan baik kembali.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: