Press "Enter" to skip to content

Surga Tanaman Langka dan Cantik di Bali

Bali bukan cuma pantai dan budaya. Di Tabanan, Bali, ada kebun raya bentukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yaitu Kebun Raya Eka Karya atau biasa juga disebut Kebun Raya Bali. Ini adalah kebun raya yang menjadi ‘surga’ tanaman langka dan cantik di Indonesia.

Bayu Adjie, Kepala Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya “Eka Karya” Bali LIPI, mengatakan kebun raya itu mengandung ratusan tanaman langka dari sekitar 2.424 jenis koleksi tumbuhan mereka.

Contohnya anggrek, dari sekitar 293 jenis koleksi anggrek, ada puluhan koleksi anggrek langka dan beberapa jenis di antaranya memiliki tampilan luar yang menarik. Contohnya Vanda tricolor dengan bunganya yang berwarna putih dengan hiasan merah tua kecoklatan.

“Untuk jenis anggrek langka, beberapa di antaranya adalah anggrek kasut atau Paphiopedilum javanicum, anggrek hantu atau Taeniophyllum, serta dua jenis anggrek endemik Bali yaitu Malleola baliensis dan Calanthe baliensis,” kata Bayu, dalam keterangannya.

Koleksi anggrek-anggrek langka awalnya merupakan anggrek liar yang sudah jarang ditemui di alam. Keberadaannya semakin terancam karena hilangnya habitat akibat konversi lahan dan penebangan hutan, atau pengambilan berlebih di alam untuk tujuan perdagangan.

Selain anggrek, koleksi tanaman langka lain adalah bunga bangkai. Kemudian ada pula jenis tanaman upacara adat yang langka seperti majegau (Dysoxyllum meliaceae). “Tanaman ini kami dapatkan pohonnya di Desa Tenganan, Karangasem,” tutur Bayu.

Keberadaan tanaman langka adalah perwujudan dari salah satu fungsi kebun raya seluas 157,5 hektare itu sebagai tempat konservasi. Selain tempat konservasi, Kebun Raya Bali juga memiliki fungsi tempat penelitian, pendidikan lingkungan, jasa lingkungan dan juga pariwisata. Kebun raya tersebut berdiri dan diresmikan sejak 15 Juli 1959.

Jenis koleksi tumbuhan yang ada di Kebun Raya Bali mulai dari pohon raksasa hingga jenis tanaman hias yang cantik nan eksotik. Selain 293 jenis anggrek, ada 75 jenis bambu, 203 jenis tumbuhan paku, 334 jenis tanaman obat, 96 jenis begonia, dan 212 jenis tanaman untuk upacara adat. Sedangkan untuk tanaman koleksi umum sebanyak 1.324 jenis.

Dok. LIPI

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: