Press "Enter" to skip to content

Agar Tak Salah Posting Seperti Akun Presiden Jokowi

Akun twitter resmi Presiden Joko Widodo (@jokowi) mendadak ramai dibicarakan karena berisi cuitan tentang kelompok musik JKT48, Rabu (16/5). Postingan tersebut kemudian dihapus dan beredar kabar admin akun itu dibebastugaskan.

Kejadian ini cukup menarik dan menimbulkan tanda tanya, mengapa bisa terjadi dan bagaimana menghindari kejadian serupa terulang? Hariqo Wibawa Satria pengamat media sosial dari Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) punya usulan, yaitu:

Pertama, Twitter atau media sosial lainnya ada baiknya memberikan peringatan kepada penggunanya sebelum sebuah konten diunggah, misalnya dengan kalimat “apakah anda yakin konten yang anda unggah benar?”, atau “apakah anda yakin ini adalah akun anda?”. Dengan demikian pengguna media sosial ada jeda waktu untuk mengecek apakah konten yang akan diunggah benar, atau jika ia admin akun seorang tokoh ia punya waktu mengecek, apakah ini akun dia atau akun tokoh yang dia kelola.

Kedua, agar media sosial mengubah ketentuan penggunaan (term of use) dalam format tanya jawab. “Contoh pertanyaan, apakah jika kami memberikan akun ini anda siap tidak melakukan kesalahan seperti…?. Tanya jawab seperti ini akan lebih menempel di pikiran pengguna medsos,” kata Hariqo, dalam keterangannya yang diterima Portal Sains, Kamis (17/5).

Ketiga, bertindak cepat dan beri respons baik. Hariqo mengapreasiasi langkah cepat dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin yang langsung meminta maaf dan mengambil tindakan. “Mengakui kesalahan ini bagus, ketimbang menuduh jika akun yang bersangkutan dibajak atau menimpakan kesalahan kepada pihak lain,” ujar Hariqo.

Dalam catatan Komunikonten, kesalahan unggah di media sosial oleh akun resmi beberapa kali terjadi. Di tahun 2017 (November – Desember) terjadi beberapa kesalahan unggahan di Twitter, di antaranya: (1) Akun twitter Kementerian Luar Negeri @Portal_Kemlu_RI yang menampilkan konten porno. (2) Akun twitter Sekretariat Kabinet @Setkabgoid salah unggah kutipan Presiden Jokowi. (3) Akun twitter Kementerian Pertanian @Kementan yang mengunggah berita terkait Ketum PAN, Zulkifli Hasan, ini juga sudah diakui sebagai kesalahan admin.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: