Press "Enter" to skip to content

Ramai-Ramai PMI di Labuan Bajo, Ada Apa?

Palang Merah Indonesia (PMI) melalui dukungan Palang Merah Amerika dan USAID kembali menggelar kegiatan penyegaran serta simulasi logistik dan posko di beberapa titik Regional wilayah Indonesia. Kali ini digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

“Kegiatan ini merupakan upaya aktualisasi dan faktualisasi logistik dan posko dalam menjalankan peran dan fungsinya saat penanganan bencana di PMI khususnya dalam tanggap darurat bencana,” kata Kepala Markas PMI Pusat, Sunarbowo Sandi dalam keterangannya, Senin (9/8).

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan manajemen, kemampuan, keterampilan teknis, serta koordinasi, komunikasi, dan informasi posko PMI, terutama pada bidang armada logistik PMI serta dapat bekerja sama dengan pihak eksternal PMI dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana.

Menurut Sunarbowo, dalam perkembangan di lapangan, peran logistik dan posko menjadi ujung tombak tercapainya pelayanan PMI dalam bidang penanganan bencana yang cepat, tepat dan terkoordinasi.

Saat ini, tambah Sunarbowo, PMI terus memaksimalkan perannya untuk mampu menjalankan misi-misi kemanusiaan dan memerankan diri sebagai lembaga kemanusiaan yang selalu aktif dan peduli terhadap berbagai upaya penanganan masalah kemanusiaan.

Sunarbowo mengakui keberhasilan pelayanan kepalangmerahan yang cepat dan tepat saat tanggap darurat bencana sangat dipengaruhi oleh kecepatan dan ketepatan informasi yang akurat sebagai dasar untuk pengambilan keputusan aksi pelayanan yang tepat, sebagai upaya mendekatkan barang bantuan ke lokasi bencana.

Sementara itu, Masfuri, kepala posko PMI pusat sekaligus ketua pelaksana mengatakan, kegiatan ini merupakan tahap kelima dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Markas PMI Pusat. Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan serupa di beberapa wilayah regional, yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Regional Bali yang meliputi Bali, NTT, NTB dan nanti yang terakhir sebagai penutup akan dilaksanakan di wilayah regional Maluku, Maluku utara dan Papua Barat.

Kegiatan penyegaran serta simulasi logistik dan posko regional ini, diikuti sejumlah perwakilan peserta dari berbagai wilayah, dan juga hadir sebagai sebagai peninjau dari berbagai perwakilan
negara sahabat, di antaranya, Palang Merah Swiss, Palang Merah Amerika, Palang Merah Selandia Baru, Palang Merah Denmark, Palang Merah Timur leste, dan Palang Merah Myanmar, serta perwakilan dari IFRC zona Asia Pasifik, serta dari Kedutaan Besar Selandia Baru.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 8-12 dan dibuka langsung oleh Bupati Manggarai Barat serta dihadiri sejumlah tamu undangan lainnya.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana kapasitas semua unsur khususnya kesiapan sektor logistik dan aktivasi posko dalam menghadapi tanggap darurat bencana, serta adanya komitmen bersama terkait dengan alur komunikasi dan pelaporan logistik dan posko dan membentuk tim respons cepat dalam hal logistik dan posko,” kata Masfuri.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: