Press "Enter" to skip to content

Penemuan Ikan Hiu Pasca Banjir Sentani, Benarkah Ada Hiu di Perairan Tawar?

Satu cerita menyeruak dari bencana banjir bandang yang terjadi di Sentani adalah ditemukannya empat ekor ikan hiu yang sudah mati di perumahan warga. Diduga ikan ini hanyut dari Gunung Cyclops.

What? Ikan hiu di air tawar?

Ternyata memang ada jenis hiu tertentu yang bisa hidup di air tawar lho. Dalam penelitian di Papua dan Papua Nugini pada kurun waktu 1998-2008, telah ditemukan lebih dari 1.000 spesies dan salah satunya adalah hiu air tawar dari spesies Glyphis garricki. Ikan ini dinamai dari peneliti Selandia Baru, Jack Garrick, yang menemukannya.

Sedang di Danau Sentani dulu ada spesies hiu yang hidup di sana, yaitu Hiu gergaji (Pristis microdon). Ikan ini sebenarnya ikan air asin yang sukses beradaptasi dengan perairan air tawar. Ikan ini lebih populer dikenal sebagai hiu gergaji Sentani, karena ikan endemik Danau Sentani, Papua.

Ciri khas ikan ini adalah moncong panjang seperti pedang dengan deretan gergaji kecil yang menyamping. Ikan hiu gergaji memakan udang kecil dan ikan-ikan kecil. Tapi ikan hiu gergaji Sentani telah punah.

Pada masa lalu, danau sentani merupakan bagian dari laut yang jauh menjorok ke darat. Kemudian terjadi pergerakan lapisan bumi, sehingga Danau Sentani terpisah dari laut. Lama kelamaan Danau Sentani berubah dari berair asin menjadi tawar. Hiu gergaji kemudian beradaptasi dengan air Danau Sentani yang berubah menjadi tawar.

Ikan ini terakhir ditangkap nelayan Sentani tahun 1974 dan setelah itu tidak pernah ada lagi. Punahnya ikan hiu ini disebabkan oleh eksploitasi berlebihan, pencemaran air danau oleh limbah rumah tangga, dan penggunaan jaring insang (gill net).

Ikan hiu gergaji sejak masa prasejarah hingga kini, sudah menjadi bagian dari budaya suku Sentani. Motif ikan hiu gergaji tergambar pada batu-batu Situs Megalitik Tutari. Selain itu suku Sentani yang bermukim di Pulau Asei, menjadikan hiu gergaji sebagai obyek lukisan kulit kayu mereka.

Nah, kini dengan penemuan hiu pasca bencana perlu diteliti lebih lanjut mengenai populasi hiu di Papua, khususnya di wilayah Sentani.

Kontributor: Hari Suroto

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: