Press "Enter" to skip to content

Ditemukan 20 Bulan Lagi di Planet Saturnus

Peneliti baru-baru ini menemukan 20 bulan baru di Planet Saturnus, yang membuat koleksi planet itu kini menjadi 82 bulan. Koleksi Saturnus kini lebih banyak dari Planet Jupiter yang memiliki 79 bulan. Saturnus kini menjadi planet yang punya bulan paling banyak. Nomor tiga adalah planet Uranus dengan 27 bulan.

Dari 20 bulan yang baru ditemukan mengorbit di Planet Saturnus, sebanyak 17 bulan mempunyai orbit retrograde. Artinya, gerakan mereka berlawanan dengan rotasi Saturnus di sumbunya. Sedangkan tiga bulannya mengorbit dengan cara prograde, yaitu gerakannya searah dengan rotasi Saturnus.

Seluruh bulan ini membutuhkan tiga tahun untuk mengelilingi Saturnus, planet gas raksasa itu. “Mempelajari mengenai bulan-bulan ini akan membantu kita mengetahui asal mula mereka dan informasi mengenai kondisi di sekitar Saturnus saat ia terbentuk,” tutur Scott Sheppard, peneliti di Carnegie Institution for Science, yang melakukan penelitian tersebut, sebagaimana dilansir Fox News.

Mengingat ukurannya yang kecil-kecil dan fakta bahwa mereka berkelompok dalam cara yang mirip dengan bulan-bulan di luar Jupiter, kemungkinan mereka adalah sisa-sisa dari bulan yang lebih besar, yang pernah mengorbit Saturnus dan sudah hancur. Sheppard menduga, dulu pernah ada benturan atau tabrakan antara bulan itu dengan benda langit lain macam asteroid atau komet.

“Dengan penemuan ini, kita semakin melengkapi daftar bulan-bulan yang ada di planet-planet besar, dan ini memainkan peranan penting dalam membantu kita menentukan bagaimana planet-planet dalam Tata Surya kita terbentuk dan berevolusi,” kata Sheppard lagi.

Kini, sedang ada kontes untuk menamai bulan-bulan yang baru ditemukan tersebut. Kalau kamu mau ikut, silakan kunjungi situs ini.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: