Press "Enter" to skip to content

Seri Cerita dari Papua: Perahu Unik dan Motif-Motifnya

Pesisir utara Papua meliputi Sarmi ke arah timur hingga perbatasan Papua Nugini. Masyarakat pesisir utara Papua sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan.

Mereka menggunakan perahu sebagai alat transportasi dalam mencari ikan. Laki-laki mencari ikan dengan cara memancing, menjala, memasang perangkap, menombak atau meracun air dengan akar tumbuh-tumbuhan.

Sementara perempuan mencari kepiting, udang dan kerang di muara sungai atau hutan bakau.

Jenis-jenis perahu tradisional yang digunakan di pesisir utara Papua bentuknya beragam. Perahu dibuat dari berbagai jenis pohon.

Perahu tradisional hanya dapat bertahan selama dua tahun. Perahu-perahu tradisional di pesisir utara Papua memiliki layar dan cadik tunggal.

Perahu tradisional ini dihiasi motif dengan cara diukir dan dilukis pada haluan, buritan dan badan perahu. Ketika angin berubah arah dan mengubah jalan perahu, maka haluan pun menjadi buritan.

Motif-motif hias pada perahu pesisir utara Papua berupa gambar terumbu karang, ikan, burung laut, manusia, cicak, anjing dan kura-kura.

Pada zaman modern ini, mesin-mesin tempel digunakan pada perahu. Bentuk perahu pun diubah dan hiasan pada kepala perahu ditinggalkan.

Kontributor: Hari Suroto

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: