Press "Enter" to skip to content
dok. youtube.com/sciencemag

Ikan Pemalas ini Ketahuan Menahan Nafas dalam Air

Ikan sama seperti manusia, mereka butuh oksigen untuk hidup. Untuk bernafas, sebagian besar ikan akan menyedot air yang mengandung oksigen dan memompa melalui celah insang sebelum mengeluarkannya kembali.

Tapi tahukah kamu, baru-baru ini ilmuwan untuk pertama kalinya menemukan ikan yang menahan nafas di dalam air, bahkan sampai 4 menit. Wow! Temuan ini dilaporkan di Journal of Fish Biology, seperti dilansir oleh Sciencemag.org.

Temuan ini tak sengaja, tatkala sejumlah ilmuwan sedang mengamati video coffinfish. Ikan ini termasuk jarang diteliti dan mereka biasanya hidup di dasar laut di seluruh dunia. Video coffinfish ini direkam dari sebuah kendaraan milik National Oceanic and Atmospheric Administration, yang sedang menggelar ekspedisi.

Video itu direkam di beberapa lokasi di samudera Atlantik dan Pasifik. Tampak delapan ekor cofffinfish tampak sedang menahan sejumlah besar debit air di insang mereka tanpa tanda-tanda mereka mengeluarkan nafas atau menarik nafas. Ketika ikan itu kemudian melepas air itu beberapa menit kemudian, tubuh mereka mengempis sebanyak 20% hingga 30%.

Ikan ini memang memiliki ruang insang yang besar. Sehingga mereka dapat menyimpan air dalam volume besar selama beberapa menit.

Mengapa mereka melakukannya? Para peneliti menduga, ikan itu menahan napas untuk waktu yang lama untuk menghemat energi. Coffinfish memang terkenal malas. Saat mereka mengembang besar juga berfungsi sebagai peringatan bagi pemangsa.

Coffinish (Chaunax endeavouri) adalah spesies ikan dari famili Chaunacidae. Mereka banyak ditemukan di perairan beriklim sedang di barat daya Pasifik, di lepas pantai timur Australia. Mereka juga dapat ditemukan di kedalaman 50–300m. Mereka memiliki tubuh bundar dan berduri yang tumbuh hingga panjang maksimum 22,0 cm dan lapisan mulut hitam dan ilicium pada moncongnya.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: