Press "Enter" to skip to content

Benarkah Keluar dari Media Sosial Bikin Kita Lebih Hepi?

Ada yang mengatakan, media sosial itu bikin hidup kurang hepi. Apalagi pada saat momen-momen tertentu, ambil contoh waktu pilpres kemarin, sosial media katanya sudah kayak racun yang merusak hidup kita. Lalu, apakah dengan tak lagi memakai media sosial hidup bakal lebih hepi?

Ternyata tidak juga. Seperti dilansir dari Daily Mail, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kansas di AS telah melakukan penelitian terhadap 130 responden. Mereka membaginya ke dalam lima grup, di mana satu grup mengakses media sosial seperti biasanya dan empat grup lagi tidak mengakses, tetapi terbagi ke dalam kelompok kurun waktu tertentu. Ada kelompok yang tak mengakses media sosial selama 7 hari, ada yang 21 hari, dan ada yang 28 hari.

Pada hari terakhir, mereka diberikan kuesioner tentang apa yang mereka rasakan. Ternyata hasilnya, absen dari media sosial tak terlalu berpengaruh dalam hal perasaan gembira atau perasaan umum tentang kesepian.

Penelitian serupa ini pernah juga digelar oleh Universitas Oxford dengan responden lebih besar lagi, yaitu sekitar 12.000 remaja, dan kesimpulannya kurang lebih serupa. Sebanyak 99,75 persen anak muda yang mengikuti penelitian itu mengatakan kegembiraan atau kenyamanan mereka tak ada hubungannya dengan bagaimana mereka menggunakan media sosial.

Kalaupun ada efek negatif yang dirasakan oleh pengguna media sosial, penelitian mendapati bahwa itu kaitannya kepada jenis perilaku tertentu dan bukan pada penggunaan media sosial secara umum.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: