Press "Enter" to skip to content
Photo by Anna Earl on Unsplash

UGM Ciptakan Hand Sanitizer dengan Teknologi Nano, Alternatif Lawan COVID-19

Terjadinya pandemi COVID-19 membuat orang-orang sangat membutuhkan hand sanitizer supaya virus yang ada di tangan mati. Tapi hand sanitizer termasuk produk yang sulit dicari. Kalau pun ada harganya berkali-kali lipat. Kemarin kami sudah menceritakan tentang cara pembuatan hand sanitizer dengan bahan yang relatif mudah didapatkan. Hari ini, giliran cerita tentang seorang dosen di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil membuat hand sanitizer spray nanopolimer berbahan herbal.

Menurut dosen Dr.rer.nat. Ronny Martien, M.Si., produk buatannya dapat menjadi alternatif di tengah merebaknya wabah virus corona. “Bahan baku yang digunakan dari daun sirih hijau yang banyak digunakan sebagai obat tradisional dan menjadi kearifan lokal warisan nenek moyang,” katanya di Yogyakarta, seperti dilansir Ristekbrin.go.id.

Ronny mengembangkan produk itu mulai setahun yang lalu. Setelah jadi, nama yang diberikan adalah Spray Nanopolimer Infusa Daun Sirih. Mengapa daun sirih? Sebab daun sirih ini ternyata dapat menjadi antibakteri, contohnya infeksi bakteri Staphylococcus auerus dan Escherichia coli. Selain itu, penggunaan antibiotik sintetik banyak menimbulkan resistensi bakteri sehingga diperlukan formulasi dari bahan alami seperti daun sirih hijau.

Pembuatan hand sanitizer itu sendiri menggunakan teknologi nano. Formulasi dalam bentuk nanopartikel dilakukan karena daun sirih hijau memiliki kelarutan yang relatif rendah dalam air. Dengan formulasi nanopartikel mampu meningkatkan sistem penghantaran obat dan kestabilan zat aktif dalam infusa daun sirih. Karakteritik formula memiliki ukuran partikel 246,9 nm dengan efiesiensi penjerapan sebesar 23,36 persen. Diameter zona hambat sediaan nanopolimer terhadap bakteri Staphylococcus auerus dan Escherichia coli sebesar 7,85 mm dan 9,61 mm.

“Sudah diuji di laboratorium aktivitasnya sebagai antibakteri. Hasilnya lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri daripada ekstrak yang tidak diformulasikan nanopartikel,” ujar Ronny.

Spray nanopolimer infusa daun sirih ini dibuat bebas alkohol dengan menformulasikan infusa daun sirih dengan kitosan. Hadirnya produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya hand sanitizer di pasaran karena penyebaran virus corona.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: