Portal Sains

Ikan dan Berkah dari Kapal Express Bahari

Wilayah Kabupaten Teluk Wondama sebagian besar merupakan daerah pesisir, tentu saja dengan keadaan tersebut membuat jumlah nelayan banyak di Teluk Wondama. Namun masalah dari nelayan di Kabupaten Teluk Wondama dan mungkin merupakan masalah nelayan secara umum adalah mendistribusikan hasil perikanan mereka kepada pembeli-pembeli yang berniat membeli hasil tangkapan mereka.

Kemampuan masyarakat yang terbatas dalam membuat hasil tangkapannya sampai ke konsumen di kota ataupun di luar kampung mereka membuat ekonomi masyarakat nelayan tidak begitu mengalami perubahan.

Kampung Roswar dan Kampung Yende adalah dua dari kampung yang berada di Kabupaten Teluk Wondama, kampung-kampung ini juga menjadi jalur persinggahan kapal Expess Bahari yang memiliki rute Manokwari-Wasior dan bisa dalam seminggu 3 kali perjalanan di dua kota ini.

Jadwal kapal Express Bahari yang saya ikuti adalah pada pelayaran hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019 dari Manokwari, kami sampai di Pelabuhan Kampung Roswar pada jam 16.30 WIT hanya bertahan kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya bertolak ke Pelabuhan Kampung Yende pada 17.30 WIT. Sebelum kapal Express Bahari sandar di dermaga Kampung masyarakat yang ingin menjual ikan-ikan hasil tangkapan mereka telah siap menjajakan hasil tangkapan mereka.

Ikan-ikannya tangkapan mereka bervariasi mulai dari yang sering mereka dapatkan di daerah area terumbu karang seperti ikan kerapu, ikan kakatua, ikan kakap sampai ikan seperti barakuda juga kepiting dan lobster. Selain dijual segar mereka juga menawarkan ikan-ikan yang telah diolah seperti dibuat ikan asin ataupun dibuat menjadi ikan asar (ikan asap).

Ketika kapal sandar para pengunjung yang ikut dalam pelayaran tersebut sangat antusias, sebelum turun mereka telah melihat dari pinggiran kaca jendela melihat berbagai ikan dan langsung menyasar ikan yang ingin mereka beli.

Penumpang-penumpang ini sebagian besar merupakan masyarakat yang sudah sering ke bolak balik Manokwari-Wasior, entah karena bekerja di Manokwari dan pulang ke keluarga di Wasior ataupun sebaliknya. Untuk yang pertama kali berlayar dengan kapal Express Bahari rute Manokwari-Wasior pasti kaget dan langsung tertarik. Harga jual ikan-ikan di sini terbilang murah 1 tali ikan kakap yang berisi 2 sampai 5 ekor dengan ukuran sedang di hargai dengan harga Rp50.000 sedangkan ikan kerapu satu tali berisi 2 ekor dengan ukuran cukup besar dapat dihargai Rp. 100.000.

Kapal Express Bahari yang lewat sejenak di dua Kampung ini membawa berkat bagi mereka, nelayan kampung dan keluarganya, mereka dapat lebih mudah menjual hasil yang mereka dapatkan biarpun tidak sering kapal tersebut mampir di pelabuhan kampung mereka. Namun hal ini bukan semerta-merta menjadi jawaban bagi persoalan yang mereka hadapi. Dalam jangka panjang sistem yang mereka gunakan harus berkembang dan harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman untuk dapat memperoleh hasil yang dapat terus mencukupi kehidupan keluarga. Bantuan dari semua pihakpun dibutuhkan dalam menyiapkan kemampuan dan sistem perikanan dan mampu dijalankan oleh mereka dan mereka dapat menjadi sejahtera lebih bergembira di kemudian hari.

Penulis: Adrian Jentewo (WWF Indonesia site TNTC)

Exit mobile version