Press "Enter" to skip to content
Dok. Pixabay

Data Pengguna Diduga Bocor, Begini Tanggapan KreditPlus

Hari-hari ini kasus kebocoran data pengguna kembali terjadi dan korbannya kali ini adalah KreditPlus. Ini adalah perusahaan pemberi pinjaman berbasis teknologi informasi atau ada yang menyebutnya pinjaman online (pinjol) saja.

Ada sekitar 890.000 data nasabah Kreditplus yang diduga bocor. Sama seperti kebocoran data perusahaan e-commerce Tokopedia belum lama ini, data-data itu diduga dijual di forum terbuka Raidforums.

Menanggapi kasus ini, Peter Halim Direktur KreditPlus menyatakan mereka telah menggelar investigasi internal untuk mengetahui fakta sebenarnya kasus tersebut. Hasilnya, untuk sementara diketahui telah terjadi pencurian data konsumen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berikut tanggapan KreditPlus selengkapnya:

Pertama, setelah adanya pemberitaan mengenai adanya kebocoran data konsumen KreditPlus, kami segera melakukan investigasi internal untuk mengetahui fakta sebenarnya.

Kedua, hasil investigasi sementara kami menunjukan adanya tindakan pencurian data oleh pihak ketiga yang tidak berwenang terkait informasi konsumen KreditPlus.

Ketiga, KreditPlus telah melakukan tindakan cepat dengan menggunakan jasa konsultan cyber security eksternal yang sangat kompeten dan berpengalaman untuk melakukan investigasi mendalam dan komprehensif atas dugaan kebocoran data konsumen tersebut. Proses investigasi oleh konsultan cyber security eksternal tersebut saat ini masih berlangsung. Selain melakukan investigasi, konsultan cyber security eksternal tersebut juga akan memberi rekomendasi langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan perlindungan data konsumen KreditPlus. Untuk menyelidiki kasus tersebut, KreditPlus telah melibatkan ahli forensik digital terkemuka dan akan segera melaporkan kejadian ini kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Keempat, KreditPlus juga bekerjasama dengan pihak berwenang dalam investigasi tersebut untuk memastikan agar data pribadi konsumen aman dan terlindungi.

Kelima, platform KreditPlus sudah menerapkan perlindungan terhadap kredensial finansial konsumen antara lain melalui OTP yang hanya diterima oleh konsumen yang bersangkutan. Kami senantiasa mengingatkan konsumen agar berhati-hati dengan tidak memberikan kode OTP dan kata sandi kepada pihak lain termasuk yang mengatasnamakan KreditPlus untuk alasan apapun. Kami juga terus melakukan edukasi kepada konsumen terkait keamanan data, seperti mengganti kata sandi secara periodik.

Keenam, konsumen dan mitra kerja KreditPlus selalu menjadi prioritas utama dan KreditPlus selalu berupaya secara maksimal untuk memastikan data konsumen dan mitra kerja kami selalu terlindungi.

Selain itu, KreditPlus telah menerapkan sistem kode OTP (one-time password) yang hanya bisa diakses secara real time oleh konsumen. Kami menangani masalah keamanan ini dengan sangat serius dan terus berinvestasi untuk lebih meningkatkan keamanan di platform aplikasi kami.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: