Portal Sains

Kisah Pengawal Kelestarian Sumber Daya Laut Teluk Cenderawasih

Pokmas di Teluk Cenderawasih (Dok. Adrian Jentewo/WWF id)

Pokmaswas atau kepanjangan dari Kelompok Pengawasan Masyarakat adalah adalah kelompok masyarakat yang memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga dan memantau sumberdaya alam yang mereka miliki dan bergerak langsung melakukan upaya-upaya yang dapat mereka lakukan. Di Teluk Cenderawasih, Papua, mereka bertindak.

Baca Juga: Uniknya Hiu Paus, Penghuni Teluk Cendrawasih

Pokmaswas Menarbu adalah Pokmaswas pertama di wilayah Kabupaten Teluk Wondama yang berada di Kampung Menarbu Distrik Roon, Papua. Baru dibentuk pada Maret 2020, namun Pokmas ini telah menjadi kelompok pengelola sasi sejak 2018. Sasi adalah tradisi menutup sebagian wilayah dari pemanfaatan.

Pada awalnya kelompok ini adalah sebuah kelompok mandiri yang diinisiasi oleh masayarakat dan didukung oleh kepala kampung dengan tujuan mengelola sasi yang berada di wilayah adat Kampung Menarbu. Diketuai oleh Bapak Yohanes Ayamiseba, Pokmaswas ini secara resmi diresmikan dengan SK dari Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat.

Sejak tahun 2019 kelompok ini melakukan upaya-upaya pemantauan dan pendataan sumberdaya laut wilayah sasi serta keadaannya. Tujuannya, agar wilayah sasi mereka dapat terus dipantau dan dijaga untuk pemanfaatan yang lestari dan berkelanjutan. Kelompok ini telah dilatih untuk mengambil beberapa data penting dalam survei di ekosistem terumbu karang seperti tutupan dasar perairan, mengamati ikan karang ekonomis penting dan mencatat biota dasar perairan yang bernilai dan penting bagi masyarakatnya. Mereka telah mengambil data pada saat tutup sasi atau di mana sumberdayanya sementara tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga saat selesai buka sasi di mana wilayahnya dibuka dalam jangka waktu 2 bulan.

Baca Juga: Cycloop, Raksasa Mata Satu yang Mulai Merana

Hasilnya mereka melihat bahwa ada beberapa lokasi populasi ikan dan biota dasar perairan yang penting untuk dijaga pada wilayah sasi Menarbu dan ada juga sebagian area juga ada yang terdampak akan kerusakan di masa lalu. Mereka juga meninjau perkembangan keadaan wilayahnya saat seusai proses buka sasi yang telah berlangsung. Beberapa hasil data ini telah mereka presentasikan pada Pemda Teluk Wondama dan Balai Taman Nasional Teluk Cenderawasih karena wilayahnya juga termasuk kawasan taman nasional.
Harapan ke depannya agar apa yang mereka lakukan ini dapat terus berjalan dan mendapat dukungan dari pemerintah, pengelola kawasan dan pihak lain, agar Pokmaswas Menarbu dapat menjalankan hal baik yang mereka lakukan untuk alam mereka.

Penulis: Adrian Jentewo (WWF Indonesia site TNTC)

Exit mobile version