Press "Enter" to skip to content
Sambungan tulanh belakang dan sirip perut pada ikan hillstream loach (dok. Florida Museum/Zachary Randall)

11 Spesies Ikan Ini Ternyata Bisa Berjalan di Darat

Beberapa waktu lalu Portal Sains pernah membahas mengenai belut eropa yang unik, yang konon bisa berjalan di daratan dan berdiam di tempat yang nyaris tak ada airnya selama beberapa waktu. Kalian bisa baca artikelnya di sini. Nah, kalau dari lokal Indonesia, mungkin kalian pernah mendengar kisah tentang ikan gabus yang bisa ‘berjalan’ di darat dan berapa di empang, padahal tak ada seorang pun yang pernah menabur bibitnya di sana.

Baca juga: Anak Anjing Ini Memakan Badak Berbulu Terakhir di Bumi

Tentang ikan yang bisa berjalan di darat, itu bukan isapan jempol. Malah, sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Journal of Morphology mendapati setidaknya ada 11 spesies ikan yang bisa ‘berjalan’ di darat, yang sudah teridentifikasi dengan baik. Ini adalah hasil studi terperinci tentang kerangka familia ikan hillstream loach di Asia, yang mencakup satu spesies yang diketahui dapat berjalan sampai batas tertentu, yaitu ikan langka Cryptotora thamicola atau disebut ‘ikan malaikat’ gua.

Setidaknya 10 spesies lain mungkin memiliki kemampuan yang sama, studi tersebut menunjukkan, seperti dilansir Science Alert. Kunci kemampuan berjalan ini terletak pada organ bernama pelvic girdle, yaitu sambungan antara tulang belakang dan sirip perut. Tim peneliti mengamati struktur tulang dari 29 spesies ikan dari kelompok hillstream loach, dan mengidentifikasi tiga jenis bentuk panggul dan menemukan bahwa 10 spesies lain memiliki sambungan tulang yang sama dengan Cryptotora thamicola.

Baca juga: Ini Bedanya Crocodile, Alligator, Caiman, dan Gharial

“Ikan biasanya tidak memiliki sambungan antara tulang belakang dan sirip perut,” kata ahli biologi Zachary Randall dari Florida Museum of Natural History. “Tapi ikan malaikat ini benar-benar unik. Apa yang sangat menarik adalah bahwa betapa sambungan ini lumayan umum di keluarga hillstream loach.”

Ikan malaikat menggunakan tulang rusuk yang membesar dan otot yang menstabilkan badan mereka untuk bergerak seperti salamander, yang menggunakan siripnya. Ini satu-satunya spesies hillstream loach yang telah diamati kerap ‘berjalan-jalan’. Para ahli berpikir, ikan mengembangkan kemampuan itu sebagai cara untuk bergerak melalui arus air di gua yang mengalir cepat, dan berpotensi mencapai aliran kaya oksigen yang tidak bisa dijangkau ikan lain. Bahkan kemampuan itu bisa digunakan untuk membawa ikan ke air terjun yang dangkal dan kecil.

Melalui kombinasi antara analisis DNA dan computed tomography (CT) scan, para peneliti menemukan bukti bahwa kemampuan tersebut telah diturunkan secara genetik, dan dibagikan dengan anggota lain dari keluarga hillstream loach. Tampaknya tidak berevolusi hanya dari satu sumber. Penelitian ini telah menyingkapkan evolusi pohon keluarga yang lebih akurat mengenai ikan berjalan dan ini bisa menjadi kerangka kerja untuk mengidentifikasi lebih banyak spesies ikan berjalan, meskipun tingkat keterampilan berjalan mungkin berbeda dari spesies ke spesies.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: