Press "Enter" to skip to content
Motif putri duyung di rumah adat Sentani (Dok. Hari Suroto)

Motif Putri Duyung di Rumah Adat Sentani

Penelitian Balai Arkeologi Papua di Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura berhasil menemukan ukiran motif putri duyung. Motif ini ditemukan pada tiang rumah obhee atau rumah adat Suku Sentani. Motif putri duyung ini diukirkan pada tiang rumah adat, berwarna hitam dan putih.

Putri duyung digambarkan sebagai perempuan cantik berambut tergerai indah mempesona, sedangkan bagian bawah berupa ikan berekor.

Daud Wally, tokoh masyarakat Kampung Donday mengatakan cerita rakyat yang dipercaya oleh masyarakat Sentani bagian barat, pada masa lalu leluhur masyarakat Sentani ada yang berasal dari wilayah matahari terbit atau dari Pasifik.

Menurut Daud Wally, ukiran putri duyung berfungsi sebagai pengingat bahwa leluhur masyarakat Sentani berasal dari Pasifik di sebelah timur Sentani. Saat ini putri duyung telah menjadi lambang marga di Danau Sentani bagian barat.

Penelitian di Pulau Asei, satu-satunya pulau berpenghuni di Danau Sentani bagian timur, berhasil menemukan lukisan motif bintang laut pada rumah milik salah satu warga. Corry Ohee pemilik rumah sekaligus pelukis kulit kayu Asei mengatakan bahwa lukisan bintang laut ini sebagai pengingat nenek moyang mereka dulu berasal dari Lautan Teduh atau Samudera Pasifik. ”

Mereka berlayar dari tempat matahari terbit atau sebelah timur, sebelah timur Danau Sentani adalah Lautan Pasifik. Setelah nenek moyang kami menetap di Danau Sentani, kemudian muncul motif-motif baru yang dilukiskan atau diukirkan di benda budaya Sentani. Motif-motif ini terinspirasi oleh lingkungan sekitar danau, baik itu hewan danau, tumbuhan, sungai, atau gunung. Walaupun ada motif-motif khas danau Sentani, tetapi kami tidak melupakan motif bintang laut, itu adalah identitas kami yang berasal dari lautan,” tutur Corry.

Penulis: Hari Suroto (Arkeolog, tinggal di Jayapura) Bisa dihubungi di Instagram @surotohari

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: