Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi bayi (dok RitaE/Pixabay)

Bayi Ini Lahir dalam Usia 28 Tahun, Kok Bisa?

Di mana-mana bayi lahir setelah berada dalam kandungan selama 9 bulan lebih, bukan? Tapi bayi asal Tennessee ini lahir dalam usia 28 tahun, hampir sama umurnya dengan ibunya sendiri. Lho kenapa bisa begitu? Rupanya, si bayi itu asalnya dari embrio yang dibekukan sejak 28 tahun lalu. Satu dari kasus langka embrio beku yang bisa dihidupkan kembali.

Dilansir dari Science Alert, bayi bernama Molly Everette Gibson lahir pada 26 Oktober 2020. Namun sebagai embrio, dia dibekukan pada Oktober 1992. Ibunya, Tina, lahir hanya 18 bulan sebelum Molly yang dalam wujud embrio dibekukan.

Molly mencetak rekor baru, mengalahkan rekor Emma Wren Gibson, bayi yang dibekukan dalam wujud embrio selama 24 tahun sebelum dilahirkan pada 2017 yang lalu. Uniknya, Emma adalah kakak dari Molly, yang artinya keluarga ini punya dua anak yang lahir dari embrio beku yang berhasil dihidupkan.

Emma dan Molly adalah saudara kandung yang dibekukan pada saat yang sama, setelah didonasikan oleh orang tua biologis mereka. Tina yang didiagnosa mandul, mengadopsi kedua embrio itu. “Rasanya sungguh luar biasa,” kata Tina, seperti dikutip BBC. “Saya masih tak percaya, kalau Anda bertanya kepada saya lima tahun lalu bahwa saya akan memiliki dua anak gadis, saya akan mengatakan Anda gila.”

Kelahiran Molly difasilitasi oleh staf di National Embryo Donation Centre (NEDC) di Knoxville. Embrio-embrio ini didonasikan oleh orang tua yang mengikuti proses pembuahan bayi tabung, namun dengan alasan tertentu, memutuskan tak melanjutkan proses kehamilannya. Mereka ini bisa mendonasikan embrionya ke NEDC, yang kemudian menyimpannya bagi orang lain.

Sejauh ini NEDC sudah memfasilitasi lebih dari 1.000 kelahiran, namun Emma dan Molly adalah yang paling mencengangkan karena lamanya mereka dibekukan. Keduanya dibekukan dalam penyimpanan berisi cairan nitrogen dengan temperatur minus 396 derajat.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: