Press "Enter" to skip to content

Mengenal Virus Corona Inggris, Varian Baru COVID-19 yang Menakutkan

Virus corona strain baru yang diberi nama B.1.1.7 terdeteksi di Inggris dan mulai menyebar ke mana-mana. Virus ini disebut lebih ganas dan menakutkan. Yuk kenali virus ini lebih dekat.

Virus Apa Ini?
Virus B.1.1.7 adalah strain dari SARS-CoV-2 atau yang lebih dikenal dengan nama COVID-19. Virus ini adalah versi terbaru dari SARS-CoV-2 dengan 23 mutasi. Delapan di antaranya memiliki protein spike yang digunakan untuk mengikat dan memasuki sel manusia, seperti dilaporkan oleh Science Magazine.

Dari Mana Asalnya?
Pertama kali terdeteksi pada 21 Spetember 2020 di Kent County, di Inggris, lalu mulai menyebar pada November 2020, menurut WHO. Kini virus ini cukup umum di Inggris. Sebanyak 50 persen kasus positif mengandung virus jenis baru ini dalam kurun waktu Oktober-Desember.

Beberapa ilmuwan meyakini bahwa virus itu mungkin bermutasi di dalam seseorang yang mengalami gangguan kekebalan tubuh. Orang yang memiliki kekebalan tubuh lemah, mungkin karena sedang mengonsumsi obat penekan kekebalan atau dirawat dengan kemoterapi, mungkin menyimpan virus ini selama berbulan-bulan. Pada gilirannya, virus itu bermutasi yang dapat membantunya mereplikasi diri atau menghindari sistem kekebalan.

Apa yang Terjadi dengan Mutasi Itu?
Masih belum diketahui. Sebab virus-virus memang kerap bermutasi dan kebanyakan tidak mempengaruhi tingkat infeksi atau kematian yang disebabkannya. Tapi ada tiga mutasi yang mengkhawatirkan para ilmuwan. Pertama disebut dengan 69-70Delta yang terdeteksi pada pasien positif COVID-19 yang sedang dirawat dengan immunosuppressant. Pasien ini mengonsumsi remdesevir, convalescent plasma, dan antibodinya dinetralkan, tapi dia meninggal beberapa bulan kemudian.

Mutasi lainnya bernama N501Y yang ditemukan di beberapa kasus positif COVID-19 di Afrika Selatan dan Australia. Namun pengujian di laboratorium mendapati bahwa varian di Afrika Selatan dan Inggris berevolusi terpisah. Mutasi ketiga adalah P681H.

Apakah Virus Ini Lebih Mudah Menyebar?
Ya. Ilmuwan menduga varian baru ini 50-75 persen lebih mudah ditularkan, berdasarkan studi Center for Mathematical Modeling and Infectious Deseases. Melalui sebuah model penelitian untuk memperkirakan pertumbuhannya, varian baru ini akan bertanggung jawab atas 90 persen kasus COVID-19 di London, East dan South England, pada pertengahan Januari 2021.

Apakah Varian Baru Ini Lebih Mematikan?
Belum diketahui. Tapi ilmuwan mengatakan tidak lebih mematikan. Hanya saja, mereka lebih mudah menular sehingga potensi kenaikan kasus positif akan semakin besar.

Apakah Vaksin Bisa Menangani Varian Baru Ini?
Kebanyakan ilmuwan menyatakan bahwa vaksin baru akan efektif melawan jenis baru ini. Ketika vaksin menstimulasi sistem kekebalan, tubuh akan membangun arsenal sel untuk mengikat berbagai bagian virus. Tapi seiring waktu, bisa saja ada varian baru yang dapat menghindari vaksin.

Bagaimana Mencegahnya?
Varian baru ini akan menyebar sebagaimana virus corona yang ada sekarang menyebar. Artinya, cara untuk mencegahnya pun sama: Jaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: