Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi mobil listrik (Foto: andreas160578/Pixabay)

Plastik Rekayasa Berteknologi Tinggi, Pengganti Logam untuk Kendaraan Listrik

Trend kendaraan listrik sedang hangat. Salah satu sektor yang ikut berperan dalam memperluas penetrasi kendaraan listrik ke seluruh dunia adalah produsen material komponen kendaraan itu.

Material ringan namun kuat yang bisa menggantikan logam sehingga bobot kendaraan semakin ringan adalah plastik rekayasa berteknologi tinggi. LANXESS adalah salah satu produsen material plastik khusus dengan brand Durethan dan Pocan.

Baru-baru ini LANXESS mengumumkan perluasan jaringan produksinya di China. Perusahaan bahan kimia khusus ini akan membangun lini pencampuran (compounding) kedua untuk plastik rekayasa berteknologi tinggi merek Durethan dan Pocan di pabriknya di Changzhou.

Investasi penting senilai EUR 30 juta akan meningkatkan kapasitas di Changzhou sebesar 30.000 metrik ton per tahun. Menggunakan fasilitas yang sudah tersedia di Changzhou dan Wuxi, maka total kapasitas compounding LANXESS di China akan naik ke angka 110.000 metrik ton per tahun. Lini baru ini rencananya akan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2023.

LANXESS melihat senyawa poliamida (PA) 6 dan PA 66 Durethan, senyawa polibutilena tereftalat (PBT) Pocan serta komposit yang diperkuat serat (Fiber-Reinforced Composites/FRC) tak berujung dari Tepex bisa diaplikasikan pada kendaraan listrik. LANXESS telah menawarkan berbagai macam produk yang memenuhi standar dan norma paling menantang dari industri listrik dan elektronik di seluruh dunia terkait penghambat api, sifat kelistrikan, dan perilaku ekologis (ecological behavior).

Plastik berperforma tinggi dari Durethan dan Pocan juga memungkinkan konstruksi komponen yang dapat menggantikan bagian logam pada kendaraan bermotor, yang kemudian berkontribusi pada pengurangan bobot, konsumsi energi, dan emisi terkait. Bahan-bahan inovatif yang digunakan, misalnya, dalam aplikasi mesin, struktur pintu, tulangan bodi, pedal, ujung depan, dan balok silang mobil. Tergantung pada bagiannya, desain yang ringan berkontribusi pada penghematan hingga 50 persen.

“Ekspansi dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan dari industri otomotif China yang sedang berkembang. Kini adalah era dimana kendaraan beralih menggunakan elektronik sebagai sumber tenaganya atau biasa disebut Electro Mobility (e-mobility). Kondisi ini mendorong persyaratan baru untuk aplikasi-aplikasi ringan selain terus meningkatnya pangsa komponen elektronik yang digunakan di mobil,” ujar Hubert Fink, Anggota Dewan Manajemen LANXESS. “Lini produksi baru ini menandai langkah penting lainnya dalam upaya kami memperluas jejak di China.”

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: