Press "Enter" to skip to content
Planet Mars (Foto: WikiImages/Pixabay)

Ditemukan Tanda Bisa Hidup di Planet Mars dalam Jangka Panjang

Ilmuwan mengidentifikasi tanda-tanda yang memungkinkan kita hidup di Planet Mars dalam jangka waktu yang lama. Melalui studi terhadap gambar yang direkam oleh Mars Reconnaissance Orbiter, ilmuwan mendapati adanya lapisan tanah liat di beberapa bagian planet Mars. Penelitian mereka telah diterbitkan di jurnal Icarus.

Lapisan tanah liat teridentifikasi di Ladon Valles utara, cekungan Ladon selatan, dan dataran tinggi di barat daya cekungan Ladon. Semuanya termasuk ke dalam area Margaritifer Terra yang memiliki kawah yang luas.

Apa artinya tanah liat?

Tanah liat itu menunjukkan keberadaan air dalam jangka panjang. Sebab tanah liat terbentuk di bawah kondisi pH netral dengan penguapan air minimal. Tim peneliti menduga, air mengalir di lapisan tanah liat di Mars itu pada sekitar 3,8 miliar hingga 2,5 miliar tahun yang lalu.

Baca juga: Segala Persiapan Menuju Misi Manusia ke Mars

“Selain itu, sedimen berlapis warna-warni terang yang menunjukkan kemiringan lapisan yang relatif rendah dan mengandung tanah liat sepanjang 200km di kejauhan adalah bukti bahwa sebuah danau pernah ada di cekungan Ladon dan Ladon Valles utara,” ujar Catherine Weitz, ilmuwan senior di Planetary Science Institute di Arizona.

“Setting danau berenergi rendah dan kehadiran tanah liat mendukung lingkungan yang menguntungkan bagi kehidupan pada waktu itu,” ujar Weitz lagi, seperti dilansir Science Alert.

Meskipun itu bukan bukti bahwa pernah ada kehidupan di Mars, kita perlu menggali fosil di Mars untuk membuktikannya. Sebab itu akan membuktikan kodisi yang mungkin dapat mendukung hidup di Planet Mars.

Baca juga: Kalau di Bumi 1 Hari 24 Jam, Di Bulan…

Para peneliti berpikir bahwa tanah liat awalnya terbentuk di sekitar tempat yang lebih tinggi di atas cekungan Ladon. Sebelum terkikis oleh saluran air dan diangkut ke hilir ke sebuah danau di cekungan Ladon dan utara Ladon Valles.

Tanah liat adalah sumber nutrisi, dan stabilisator bagi lingkungan di sekitarnya. Tambahkan air, nutrisi, dan kondisi yang stabil, lalu peluang organisme untuk bertahan hidup akan meningkat secara signifikan.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: