Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi pergudangan (Foto: THAM YUAN YUAN/Pixabay)

Teknologi Bikin Staf Pergudangan Lebih Happy Kerja

Hadirnya perangkat teknologi yang canggih ternyata bikin karyawan gudang jadi lebih happy kerja, walaupun saat ini ada kekurangan tenaga kerja dan tuntutan kerja yang makin tinggi. Kamu tahu, makin maraknya orang belanja online dan popularitas marketplace bikin sektor pergudangan sedang menggeliat.

Itulah salah satu hasil penelitian global yang diadakan oleh Zebra Technologies baru-baru ini. Penelitian bertajuk “Warehousing Vision Study” itu dilakukan pada kurun waktu Januari dan Februari 2022 terhadap lebih dari 1.500 pembuat keputusan dan staf pergudangan di seluruh dunia.

Di Asia Pasifik, market yang disurvei untuk penelitian ini adalah Australia, China, India, Jepang dan Singapura.

Nah khusus di Asia Pasifik, survei mendapati bahwa 34 persen mengatakan perusahaan mereka memberikan kenaikan upah. Tapi ternyata bukan upah saja yang bikin mereka happy. Sebanyak 9 dari 10 staf gudang merasakan dampak positif dalam pekerjaan karena mereka bisa menggunakan lebih banyak teknologi saat bekerja dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan waktu kerja yang lebih fleksibel.

Bahkan, lebih dari 9 dari 10 staf gudang berkata bahwa pada tingkat tertentu kemajuan teknologi akan membuat lingkungan kerja menjadi lebih menarik bagi karyawan. Meski saat ini sektor pergundangan sedang berada pada tekanan ketatnya rantai pasokan, permintaan melonjak, dan tekanan untuk memenuhi tenggat waktu yang lebih sempit.

Itulah sebabnya, penelitian ini juga mendapati bahwa saat ini mulai banyak perusahaan pergudangan yang mengucurkan investasi yang signifikan untuk memodernisasi gudangnya. Hampir 9 dari 10 operator gudang di dunia setuju bahwa mereka harus mengimplementasikan teknologi baru untuk memiliki daya saing di ekonomi berdasarkan permintaan ini, dengan 80% mengonfirmasi bahwa pandemi mendorong mereka untuk berkembang dan melakukan modernisasi dengan lebih cepat.

Mereka mengubah fokus mereka dan menghabiskan anggaran paling besar untuk teknologi yang mendukung perluasan tenaga kerja dan otomatisasi alur kerja. Sebagai contoh, lebih dari 9 dari 10 operator gudang di dunia berkata akan meningkatkan penggunaan wearable, mobile printer dan rugged tablet dalam beberapa tahun mendatang, bersama dengan mobile dimensioning software yang mengotomatisasi pengukuran parsel dan karton.

Selain itu, 27 persen operator gudang di dunia dan di Asia Pasifik sudah menggunakan beberapa jenis autonomous mobile robots (AMR) saat ini. Dalam lima tahun, jumlah ini diperkirakan akan bertambah hingga 92% di Asia Pasifik dan 90% di seluruh dunia.

“Disrupsi akibat peristiwa yang terjadi di dunia baru-baru ini menekankan pentingnya rantai pasokan yang resilien dan fleksibel,” ucap Aik Jin Tan, APAC Vertical Solutions Lead for Manufacturing, Machine Vision/Fixed Industrial Scanning, Zebra Technologies. “Yang menggembirakan, operator gudang di Asia Pasifik sudah mengambil langkah proaktif, di mana penelitian kami menunjukkan bahwa 84 persen dari mereka kini merasa lebih nyaman mengintegrasikan teknologi baru untuk menunjang operasional dan infrastruktur mereka.”

One Comment

  1. reyha Juni 29, 2022

    makasih sekali lagi artikelnya sangat bermanfaat sekali gan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: