Sejenis ikan gabus, atau disebut juga northern snakehead, terus menyebar di Amerika Serikat. Predator air tawar asal Asia yang termasuk ikan invasif ini mampu bernapas di udara dan bertahan hidup di darat selama beberapa hari.
Kemampuan tersebut membuat ikan gabus berbeda dari kebanyakan ikan air tawar. Predator ini juga dapat memangsa berbagai hewan air dan bersaing dengan ikan asli di daerah itu.
Departemen Konservasi Missouri (MDC) baru menemukan ikan ini di Oregon County. Temuan itu menjadi catatan pertama spesies tersebut di bagian Missouri dari Sungai Eleven Point.
Ahli Ekologi Spesies Invasif MDC, Angela Sokolowski, mengatakan ikan tersebut kemungkinan menyebar dari Arkansas. Populasi ikan gabus sudah berkembang di wilayah Arkansas yang terhubung dengan sungai Missouri.
“Ini pertama kalinya kami mengonfirmasi keberadaan spesies ini di wilayah Missouri dari Eleven Point,” kata Sokolowski.
Menurutnya, jalur sungai memungkinkan ikan itu memperluas wilayahnya secara alami. MDC kini memantau penyebaran predator tersebut ke sistem sungai lainnya.
Ikan Gabus yang Bisa Bertahan di Darat
Ikan ini memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara. Kemampuan itu membuat ikan tersebut mampu bertahan di luar air selama beberapa hari.
Karena itu, pemancing tidak boleh langsung melepaskan ikan tersebut kembali ke sungai. Membiarkannya di tepi sungai juga belum tentu membunuh ikan tersebut.
MDC meminta warga membunuh ikan itu jika menangkapnya. Warga dapat memotong kepala atau membuang isi tubuhnya.
Mereka juga dapat memasukkan ikan tersebut ke kantong plastik tertutup. Langkah itu bertujuan mencegah ikan kembali ke perairan.
MDC sejauh ini menemukan ikan jenis itu di dua sistem sungai Missouri. Keduanya adalah Sungai St Francis dan Sungai Eleven Point.
Kedua sungai tersebut terhubung dengan wilayah Arkansas. Negara bagian itu sudah memiliki populasi ikan gabus yang berkembang.
Predator yang Mengancam Ikan Asli
Ikan ini menjadi perhatian karena berperan sebagai predator puncak. Ikan ini memangsa ikan lain, katak, udang karang, dan hewan air lainnya.
Kehadirannya dapat mengubah rantai makanan dalam ekosistem air tawar. Ikan ini juga dapat merebut sumber makanan dari ikan asli.
“Kami memperkirakan dampak negatif terhadap sistem perairan,” ujar Sokolowski.
Menurutnya, ikan itu akan bersaing dengan populasi ikan asli. Predator tersebut juga berpotensi memangsa ikan lokal dan ikan olahraga.
Ikan ini bahkan dapat memangsa jenis seperti smallmouth bass. Kondisi tersebut dapat menekan populasi ikan asli di habitatnya.
Bisa Menghasilkan Ribuan Telur
Kemampuan reproduksi ikan gabus turut mempercepat penyebarannya. Seekor betina dapat menghasilkan hingga 15.000 telur dalam satu pemijahan.
Betina juga dapat memijah hingga lima kali dalam setahun. Telur ikan ini kemudian dapat menetas hanya dalam beberapa hari.
Populasi ikan dapat berkembang cepat setelah menetap di habitat baru. Kondisi tersebut membuat pengendalian ikan gabus menjadi tantangan bagi pengelola perairan.
Program Informasi Spesies Invasif New York menyebut ikan gabus sebagai predator puncak. Keberadaannya dapat mengganggu struktur rantai makanan alami.
Ikan Gabus Terus Menyebar di AS
Ikan gabus juga muncul di sejumlah negara bagian Amerika lainnya. Penemuan sebelumnya mencakup Arkansas, Connecticut, Delaware, dan Florida.
Laporan juga mencatat keberadaan ikan tersebut di Georgia, Illinois, Louisiana, dan Maryland. Maine, Mississippi, New Jersey, serta North Carolina juga masuk dalam daftar.
Pennsylvania dan Virginia turut mencatat temuan ikan gabus. Distrik Columbia juga pernah melaporkan keberadaan spesies tersebut.
New York baru-baru ini kembali menemukan ikan gabus di Long Island. Seorang pemancing menangkap ikan tersebut di Lily Pond, Suffolk County.
Temuan itu mendorong otoritas lingkungan New York memperketat pemantauan. Mereka berupaya mencegah ikan gabus membentuk populasi baru.
Ikan gabus memiliki tubuh panjang dengan bentuk menyerupai ular. Sirip punggungnya memanjang hampir sepanjang tubuh.
Pola cokelat pada tubuhnya juga menyerupai kulit ular. Ikan dewasa dapat mencapai panjang sekitar 90 sentimeter.
Ikan gabus biasanya hidup di kolam, rawa, sungai, dan aliran air lambat. Perairan dengan kondisi tenang menjadi salah satu habitat yang disukai






Be First to Comment