Gelombang laut, yang biasanya liar, mahal, dan susah diprediksi, sekarang bisa “dipanggil” ke dalam laboratorium. Bukan sekadar visual, tapi benar-benar ditiru gerakannya.
Posts published in “Sains”
Minggu malam kemarin, timeline penuh perbincangan soal cahaya terang yang melintas di langit. Ada yang bilang meteor, ada yang mikir pesawat jatuh, bahkan ada yang langsung mengaitkan ke hal-hal aneh. Apa kata BRIN?
Kalau manusia tinggal di luar Bumi, apakah kita bisa bereproduksi dengan normal?
Tujuh anjing kabur dari sebuah fasilitas pemotongan daging di Changchun. Mereka nggak cuma lari menyelamatkan diri, mereka jalan bareng. Sekitar 10 mil, atau hampir 16 kilometer. Kayak punya tujuan yang sama. Kayak tahu arah pulang. Kok bisa?
Di Bali, peneliti BRIN menggunakan cara baru untuk meneliti isi danau-danau suci tanpa harus benar-benar mengusik isinya. Mereka tidak menyelam untuk menghitung ikan, atau mengumpulkan organisme satu per satu. Mereka cukup mengambil sampel air, lalu membaca jejak DNA yang tertinggal di dalamnya.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi mengoperasikan fasilitas Akselerator Elektron Energi Tinggi atau AEET, yang menggunakan berkas elektron berenergi tinggi untuk mensterilkan atau mengawetkan produk, tanpa bahan kimia, tanpa panas berlebihan, dan tanpa meninggalkan residu.





