ZTE pamer inovasi terbarunya di acara Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2025, yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), baru-baru ini.
DTI-CX 2025 adalah event teknologi terbesar di Indonesia, yang menghubungkan solusi-solusi teknologi yang sedang berkembang saat ini, dengan 13 industri utama yang ada di Indonesia, meliputi pemerintahan, infrastruktur, keuangan, FMCG, telekomunikasi, hingga minyak & gas, serta layanan kesehatan, untuk mendorong kerja sama dalam berbagai inisiatif transformasi digital.
Richard Liang, President Director, ZTE Indonesia, mengatakan ZTE menampilkan portofolio yang lengkap untuk menjembatani kebutuhan berbagai sektor di Indonesia guna mempercepat inklusi digital dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional. “DTI-CX 2025 menjadi momentum yang strategis bagi ZTE untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan regulator, penyedia layanan, dan para stakeholder di industri, sekaligus menghadirkan inovasi kami lebih dekat dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ucap Richard Liang.
Di booth ZTE, pengunjung berkesempatan melihat langsung berbagai produk dan solusi teknologi terbaru yang dirancang untuk berbagai kebutuhan digital masa kini dan masa depan:
● R5300G5 – Liquid Cooling Server: Server rak 2U dual socket generasi terbaru yang mendukung prosesor Intel® Xeon® 4th dan 5th Gen (Eagle Stream). Server ini mengusung desain modular dengan high density yang memberikan performa tinggi, kapasitas lebih besar, dan kemudahan pengelolaan, cocok untuk interkoneksi, jaringan, komputasi cloud, big data dan virtualisasi. Server ini juga dilengkapi dengan teknologi liquid cooling untuk pembuangan panas menggunakan pelat pendingin untuk meningkatkan efisiensi.
● ZXA10 P910 – 50G PON: Optical business gateway yang menggabungkan lima fungsi: Optical Line Terminal (OLT), switch, router, access controller (AC), dan firewall, ke dalam satu perangkat, untuk menyederhanakan arsitektur jaringan dan menghadirkan akses penuh dari satu single point, jangkauan yang komprehensif hanya dari satu single fibre, dan concurrency yang tinggi pada satu single network. Dengan kemampuan mendukung kebutuhan bandwith ultra-tinggi dan latensi rendah, serta dukungan 50G PON (passive optical network) uplink dan 10G PON downlink, perangkat ini mampu menyediakan akses all-optical 10 Gbps pada berbagai skenario perusahaan seperti hotel, gedung komersial, kampus, dan rumah sakit, sehingga memudahkan ekspansi jaringan fibre-to-the-enterprise secara efisien dan andal.
● FTTR – G100S + G1660G: Solusi all-optical Fiber to The Room-Business (FTTR-B) untuk segmen UKM yang memadukan dua jenis optical network terminal (ONT), yaitu G100S-C4 sebagai main gateway dan G1660G sebagai agent ONT, untuk menghadirkan jaringan FTTR yang andal, roaming yang lancar, dan pengelolaan terpusat, ideal untuk mendukung aplikasi seperti konferensi video, rapat dengan dukungan cloud, dan otentikasi AI.
● Fixed Network (CPE) – F632: Perangkat hybrid yang andal untuk mendukung ONT dan STB dalam satu box, menghadirkan koneksi yang hemat biaya untuk toko, hotel, dan rumah sakit, dan sebagainya, guna mendukung produktivitas di era digital.
● CAHU – ZXETM FWC Series: Unit pendingin yang dioptimalkan untuk infrastruktur telekomunikasi, memastikan performa terbaik dalam berbagai kondisi iklim.
● ZXEPG S050E – Three-phase On-grid String Inverter: Solusi energi surya yang efisien, mendukung transisi Indonesia menuju energi terbarukan dengan teknologi ramah lingkungan.
Selain menghadirkan berbagai produk inovatif, ZTE juga berpartisipasi sebagai pembicara di berbagai sesi dalam acara DTI-CX 2025:
● David An, Director, ZTE CTO Group, menyampaikan keynote pada hari pertama dengan tema: “Innovative AIDC: Empowering Indonesia to Lead the Intelligent Era”. Presentasi tersebut membahas bagaimana AI, IoT, dan teknologi digital dapat mempercepat kemajuan Indonesia di era kecerdasan global.
● Pada hari kedua, David An juga berkesempatan menjadi salah satu panelis dan berbagi pandangannya tentang “AI-Powered Networks: Shaping Indonesia’s Connectivity Landscape”, yang mengupas potensi jaringan berbasis AI dalam merevolusi infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.
● Iman Hirawadi, Telecom Solution Architect & Business Consultant, ZTE Indonesia, menjadi salah satu pembicara dalam sesi Technical Demo dan mempresentasikan “AI and the future of Connectivity: Transforming the Telecom Landscape”, yang menampilkan studi kasus dan aplikasi praktis AI dalam meningkatkan konektivitas di Indonesia.





Be First to Comment