Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi mengoperasikan fasilitas Akselerator Elektron Energi Tinggi atau AEET, yang menggunakan berkas elektron berenergi tinggi untuk mensterilkan atau mengawetkan produk, tanpa bahan kimia, tanpa panas berlebihan, dan tanpa meninggalkan residu.
Posts tagged as “Sains”
Sebagian besar orang hanya tahu dua hal tentang apendiks, atau usus buntu. Pertama, katanya organ itu tidak terlalu penting. Kedua, kalau sampai meradang dan pecah, harus segera dioperasi. Ternyata fakta tentang usus buntu lebih rumit daripada itu.
Di balik cerita tentang kekayaan alam Indonesia ada gangguan yang pelan-pelan membesar. Bukan pembalakan liar. Bukan juga perburuan. Melainkan spesies asing invasif, tumbuhan yang datang sebagai “tamu”, lalu berubah jadi penguasa.
Beberapa pekan terakhir, linimasa media sosial kembali ramai oleh klaim lama: sains disebut-sebut “membuktikan” gempa bumi yang terjadi saat penyaliban Yesus. Sumbernya bukan penelitian baru, melainkan studi geologi yang dipublikasikan lebih dari satu dekade lalu.
Skotlandia membuat langkah yang, kalau dipikir-pikir, cukup radikal untuk ukuran tradisi pemakaman di Inggris. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu abad, sejak kremasi dilegalkan…
Baru-baru ini, peneliti di Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) BRIN lagi serius mengulik bioplastik berbasis pati singkong. Kenapa singkong?
Sebuah penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: manusia kentut dua kali lebih sering daripada yang selama ini diyakini. Fakta ini ditemukan berkat “celana dalam pintar” yang mampu merekam aktivitas gas di dalam tubuh secara real-time.
Peneliti di BRIN merancang robot pengantar barang otonom yang bisa melakukan last mile hingga last-meter delivery. Robot itu disebut DELL-E.









