Press "Enter" to skip to content
clock (Couleur/Pixabay)

Melihat Jam 10.000 Tahun yang Didanai Bos Amazon

Kalau sudah banyak duit, apapun sah-sah saja dilakukan bukan? Begitu juga Jeff Bezos, CEO Amazon, perusahaan yang digadang-gadang bakal mencetak kapitalisasi pasar senilai US$1 triliun itu. Bezos mendanai sebuah proyek aneh: Jam 10 Ribu Tahun.

Sesuai namanya, jam ini didesain untuk menunjukkan waktu secara akurat selama 10 ribu tahun. Energinya berasal dari kombinasi energi surya dan putaran manual dari tangan siapapun yang kebetulan berada dekatnya. Bezos mengucurkan US$42 juta untuk membangun konstruksi jam 10 milenium ini.

Tapi jangan harap kamu bisa melihat wujud jam yang mahal ini. Soalnya, ia ditanam sedalam 150 meter di bawah puncak Gunung Sierra Diablo di Texas, dekat perbatasan Texas-Mexico. Apa artinya jam semahal itu bagi seorang Bezos?

Dilansir dari Live Science, Bezos mengatakan jam 10 milenium itu adalah simbolisasi pemikiran jangka panjang. Sedang bagi sang pemilik ide pembangunan jam itu, Danny Hillis, seorang penemu dan ahli ilmu komputer, yang pernah menceritakan ide jam itu di majalah Wired, itu adalah mimpi yang jadi kenyataan.

Dia ingin membangun jam yang berdetak sekali setahun dan berbunyi sekali per 1000 tahun. Pada 1996, Hillis mendirikan The Long Now Foundation, sebuah lembaga nonprofit yang didedikasikan untuk membangun jam 10.000 tahun dan mempromosikan pemikiran jangka panjang. Pada 31 Desember 1999, dia menuntaskan pembuatan purwarupa jam itu dan memamerkannya di Museum Ilmu Pengetahuan London, dan berdering untuk menandai kedatangan milenium baru.

Pada 2011, jam dalam skala sebenarnya dimulai. Tingginya 60 meter kalau sudah selesai. Lokasinya di sebuah gunung di lahan pribadi Bezos di Texas, beberapa jam mengemudi dari bandara terdekat. Dalam video yang diposting Bezos, konstruksi jam itu sedang berlangsung. Tanah sudah dilubangi dan dipasangi tangga turun berkelok-kelok. Jam juga sudah mulai dirakit.

Nanti kalau ada orang yang datang ke sana, mereka bisa memutar roda pemutar supaya jam bisa terus berdetak. Tapi untuk berjaga-jaga kalau-kalau tak ada orang yang datang, jam itu bisa beroperasi sendiri menggunakan energi surya. Sinar matahari juga membantu jam tetap sinkron dengan matahari siang saat sumbu Bumi miring, pada abad-abad mendatang.

Di atas stasiun pembangkit listrik, teknisi akan memasang menara tempat menaruh 20 roda gigi berbobot 450 kg, yang disebut roda Geneva. Roda gigi inilah yang menjadi generator waktu pada jam itu. Sekali sehari roda gigi itu akan berputar dan menggerakkan sebuah sistem elaborasi yang terdiri dari slot dan pin dalam berbagai kombinasi, yang menentukan kapan jam akan berbunyi secara presisi. Jam itu disebut akan mengeluarkan bunyi sekali sehari dan menghasilkan kombinasi nada yang unik setiap hari sampai 10.000 tahun kemudian.

Di atas lubang, akan menggantung sebuah pendulum titanium berbobot 136 kg, yang akan dalam kecepatan lambat, siklus 10 detik. Di dekatnya ada layar yang akan menunjukkan kepada pengunjung mengenai tanggal dan waktu saat itu, begitu juga posisi bintang-bintang dan planet. Ia hanya akan menyala jika disentuh.

Tapi belum diketahui kapan jam itu siap beroperasi. Yang jelas, tim pembangunnya masih punya waktu sampai tiba milenium baru.

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: