Press "Enter" to skip to content

Lima Fitur Android untuk Menghemat Tenaga Baterai Smartphone-mu

Dulu sih ponsel bisa hidup berhari-hari, sebab pemakaiannya hanya untuk bertelepon atau SMS. Sekarang, di era smartphone ini, memiliki smartphone yang aktif tanpa perlu diisi ulang tenaga baterainya selama beberapa hari adalah ‘nikmat’ tersendiri.

Untuk menghemat tenaga baterai sebetulnya tak susah. Sistem operasi Android bahkan punya lima fitur penghemat baterai, yang mungkin belum banyak disadari oleh pengguna sistem smartphone terbanyak sedunia itu.

Dilansir dari Popular Science, berikut lima fitur penghemat baterai itu:

1. Battery Saver
Google sudah memperkenalkan fitur ini sejak Android 5.0 atau Lollipop. Tujuannya untuk memberi kehidupan sedikit lebih lama kepada smartphone yang hampis habis tenaga baterainya. Fitur ini akan mengurangi performa smartphone, membatasi penggunaan data di background, mengurangi getar. Memang sih sedikit tak nyaman, tapi lebih baik ketimbang mati, kan? Untuk mengaktifkannya, pergilah ke Setting > Battery, lalu aktifkan tombol Battery Saver. Ada pilihan untuk mengaktifkan fitur ini kalau tenaga bateraimu sudah mencapai 15% atau 5%.

2. Doze, bikin smartphone tidur lelap
Perhatikan, kadang-kadang kamu menerima sejumlah notifikasi begitu kamu menyalakan layar smartphone. Itulah hasil kerja Doze, fitur penghemat baterai yang membuat smartphone-mu masuk ke dalam posisi ‘tidur sangat nyenyak’.

Google mengaktifkan fitur ini by default dan tak ada cara mematikannya. Pada posisi Doze, akses jaringan diputus dan sinkronisasi tak dilakukan. Pengguna memang masih menerima notifikasi, tapi berlangsung lambat. Sedangkan notifikasi penting, macam pesan teks dan panggilan telepon, bisa langsung diterima. Tapi notifikasi dari aplikasi macam Facebook, email, biasanya mengalami penundaan.

Kalau kamu sedang duduk di meja kerja dan tak menggunakan smartphone-mu, ada baiknya letakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah, ini akan mematikan layar aktif dan mendorong ponsel masuk ke posisi Doze, untuk menghemat bateraimu.

3. App Standby, menidurkan aplikasi yang jarang dipakai
Fitur ini mencegah aplikasi yang jarang kamu pakai untuk bekerja di background tanpa kita sadari dan bakal menyedot tenaga baterai.

4. Notifikasi Oreo
Tak semua aplikasi yang bekerja di background itu bikin resah. Beberapa aplikasi memang perlu berjalan di background supaya fungsinya normal. Pada sistem operasi Androind 8.0 Oreo, Google menambahkan satu notifikasi yang membuatmu tahu ketika satu aplikasi memakai baterai di background. Jadi, kamu bakal tahu, perlu tidak aplikasi itu dibiarkan menyedot tenaga bateraimu. Jika, tak perlu, kamu bisa menghentikan atau malah menghapus aplikasi itu.

Tapi notifikasi ini bisa sedikit mengganggu. Pada Android 8.1, tersedia pilihan untuk meniadakan notifikasi itu.

5. Bakal datang: Adaptive Battery
Fitur ini bakal hadir di Android yang akan datang (Google menyebutnya dengan kode “Android P”). Fitur Adaptive Battery disertai dengan kemampuan pembelajaran mesin. Dia akan mempelajari aplikasi apa yang kamu pakai dan kapan. Melalui informasi ini, dia akan membatasi aplikasi yang tak akan kamu buka dalam waktu dekat.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: