Press "Enter" to skip to content
Gua-Gua di Qumran. (Dok. Shutterstock/Live Science)

Mencari Salinan Manuskrip Alkitab di Gua Qumran yang Baru

Qumran memiliki arti yang penting dalam sejarah Alkitab umat Kristen. Di gua-gua yang ditemukan di daerah yang dekat Laut Mati itu telah ditemukan sejumlah gulungan berisi salinan-salinan kitab Perjanjian Lama. Gulungan ini akrab disebut Gulungan Laut Mati.

Beberapa waktu lalu, arkeolog sudah menemukan dua gua baru di dekat Qumran, di Tepi Barat. Tapi memang sejauh ini, belum ditemukan manuskrip dari era biblikal. Namun, kedua gua itu–yang kini disebut 53b dan 53c–berada dekat sekali dengan gua yang mengandung Gulungan Laut Mati sebelumnya dan penelitian para arkeolog belum selesai.

Gulungan Laut Mati terdiri dari 900 manuskrip yang ditemukan di 12 gua dekat Qumran. Banyak ahli percaya bahwa satu kaum yang disebut Kaum Eseni tinggal di Qumran dan menyalin banyak Gulungan Laut Mati itu, sebelum meninggalkan daerah itu pada tahun 70 M, ketika terjadi revolusi melawan Romawi dan membuat runtuhnya Yerusalem.

Gua 1-11 ditemukan antara 1946 dan 1956. Kebanyakan Gulungan Laut Mati ditemukan di ke-11 gua itu. Sedangkan gua ke-12 ditemukan pada 2017 tapi hanya mengandung satu gulungan kosong. Di dalam gua arkeolog juga menemukan artefak-artefak yang digunakan untuk menyimpan gulungan, seperti guci, bahan tekstil, tali, dan tali anyaman.

Ini mengindikasikan bahwa ada lebih banyak gulungan di Gua 12 di masa lalu, namun entah hilang atau dijarah pada suatu ketika yang tidak diketahui. Nah, kedua gua baru yang ditemukan berada dekat gua ke-12 tadi. Gua-gua ini juga mengandung bukti adanya gulungan di sana pada masa lalu. Apa buktinya?

Arkeolog menemukan panci masak perunggu dan “sejumlah besar tembikar berupa guci, termos, cangkir, dan panci memasak, dan serpihan tekstil tenunan, tali dan tali beranyam,” kata arkeolog Randall Price, dari Universitas Liberty di Virginia, dan Oren Gutfeld, dari Universitas Ibrani Yerusalem, dalam paper mereka yang dipresentasikan di pertemuan tahunan American Schools of Oriental Research, di Denver 14-17 November lalu. Selain itu, lampu minyak ditemukan di pintu masuk gua.

Arkeolog belum menganalisis semua temuan tembikar. Jadi, belum diketahui apakah ada guci untuk menyimpan gulungan. Sedangkan tekstil, tali, dan benang, yang ditemukan di Gua 53b adalah sama dengan yang ditemukan di Gua 12. Ini artinya, Gua 53b mungkin pernah digunakan untuk menyimpan gulungan.

Adapun panci masak perunggu yang ditemukan di Gua 53b berasal dari masa antara tahun 100 SM dan 15 SM, masa di mana orang-orang masih tinggal di Qumran. Sedangkan desain lampu yang minyak yang ditemukan sama dengan yang ditemukan di Qumran, artinya orang-orang yang tinggal di Qumran juga menggunakan gua itu.

Di dalam Gua 53c, peneliti menemukan pecahan guci gulungan. Diduga itu bukti adanya gulungan yang pernah disimpan di sana. Penggalian masih dilakukan di Gua 53c untuk memastikan hal tersebut.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: