Press "Enter" to skip to content
Image by Matt why do you need my last name? from Pixabay

Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Luar Manusia?

Banyak yang bertanya, berapa lama virus corona atau COVID-19 bertahan di permukaan benda-benda yang ada di tempat-tempat publik, seperti logam, kaca, atau plastik? Ternyata, belum ada ahli yang bisa memastikan.

Sebagai perbandingan, virus yang berasal dari keluarga yang sama, yaitu SARS dan MERS, bisa bertahan selama sembilan hari. Sedangkan virus flu biasa bertahan 48 jam saja.

Sebuah penelitian mencoba menganalisis sejumlah penelitian mengenai virus corona manusia (kecuali virus corona baru, alias COVID-19) untuk mengetahui berapa lama virus ini bisa hidup di luar tubuh manusia. Peneliti mendapati bahwa virus-virus itu bisa bertahan hidup selama sepekan. Tetapi beberapa dari mereka ternyata belum aktif sebelum temperatur mencapai sekitar 30 derajat Celsius. Mereka juga mendapati bahwa virus corona ini bisa dibunuh dengan disinfektan yang diperjualbelikan bebas di pasar.

Sebagai contoh, disinfektan dengan kandungan ethanol 62-71%, hidrogen peroksida 0.5% atau sodium hypochlorite 0.1% can, secara efisien dapat membuat virus itu tidak aktif dalam satu menit saja. “Kami menduga, efek yang sama bisa terjadi pada 2019-nCoV (sekarang disebut CONVID-19,” kata peneliti.

Tapi kesimpulan ini belum bisa dijadikan patokan. Sebab, meski corona virus baru itu punya kesamaan dengan SARS, belum jelas apakah perilakunya sama.

Juga belum jelas berapa frekuensi yang tepat sampai tangan kita terkontaminasi virus corona saat menyentuh pasien atau benda-benda yang terkontaminasi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah merekomendasikan pembersih tangan berbasis alkohol untuk medekontaminasi tangan dari paparan virus corona.

Studi ini diterbitkan di jurnal Hospital Infection edisi akhir Februari lalu.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: