Press "Enter" to skip to content

Menengok Ekskavasi Arkeologi di Kampung Abar Papua

Balai Arkeologi Papua melakukan penelitian di Danau Sentani bagian tengah. Penelitian arkeologi ini lebih fokus pada hunian prasejarah.

Penelitian dilakukan dengan survei permukaan tanah dan ekskavasi. Survei di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura berhasil menemukan Situs Khulutiyauw.  Situs ini berada di perbukitan sebelah barat Kampung Abar.

Untuk menuju situs Khulutiyauw, harus berjalan kaki sekitar 30 menit, menyusuri jalan kampung kemudian dilanjutkan dengan melewati jalan setapak di kaki bukit yang keseluruhannya ditumbuhi rumput ilalang. 

Keseluruhan permukaan Bukit Khulutiyauw ditemukan pecahan gerabah. Pecahan gerabah ini polos dan ada juga yang berhias.

Ekskavasi di Situs Khulutiyauw dilakukan di puncak bukit yang permukaan tanahnya datar. Ekskavasi dengan membuka test pit 1 x 1 m.

Pada penelitian ini, turut berpartisipasi akademisi Antropologi, FISIP Universitas Cenderawasih, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Jayapura, jurnalis, youtuber, dan mahasiswa Rumah Menulis Papua Universal.

Tim peneliti selalu mengikuti protokol kesehatan dan sebelum datang ke Kampung Abar melakukan rapid tes antigen.

Terdapat tiga distrik yang masuk zona merah covid 19 di Kabupaten Jayapura yaitu Distrik Sentani, Distrik Sentani Timur dan Distrik Waibu.

Sebagai destinasi wisata, sejak pandemi covid, Abar hingga saat ini termasuk nol kasus COVID-19. Ini berarti kampung zona hijau.

Kampung Abar secara administratif merupakan wilayah Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura.

Seperti apa penggalian atau ekskavasi di Abar? Simak video berikut
 https://youtu.be/KTu0NrEP6Nc

Penulis: Hari Suroto (arkeolog, tinggal di Jayapura) Bisa dihubungi di Instagram @surotohari

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: