Press "Enter" to skip to content
Foto Dok. LANXESS

Mengenal Pelumasan dan Manfaatnya dalam Mesin

Kalau kamu punya kendaraan, pasti tahu mengenai lubrikan atau pelumas, bukan? Pelumas sendiri memiliki sejarah yang panjang, sudah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu. Mulai dari yang alami, seperti air liur dan cairan sinovial untuk melumasi makanan sehingga mudah dikunyah dan mengurangi keausan sendi kita masing-masing.

Minyak goreng adalah pelumas yang mencegah lengketnya makanan ke penggorengan sekaligus berfungsi menghantarkan panas. Orang Mesir kuno menggunakan pelumas untuk menggeser balok batu besar untuk membangun piramida besar, sedangkan orang Romawi menggunakan pelumas pada as roda kereta mereka.

Pelumas juga digunakan di dalam otomotif, yakni berfungsi mengurangi friksi atau gesekan di dalam mesin kendaraan dan mencegah keausan mesin. Tanpa pelumasan yang baik, komponen-komponen di dalam kendaraan tidak akan bekerja dengan maksimal.

Nah, secara umum pelumas untuk mesin ini terdiri dari base oil, solid lubricant, thickener, dan additive, yang masing-masing memiliki tugasnya sendiri.

Salah satu komponen pelumas yang hendak dibahas di sini adalah additive. Komponen yang satu ini merupakan senyawa organik atau anorganik yang terlarut atau tersuspensi sebagai padatan, biasanya antara 0,1 hingga 30 persen dari volume pelumas, tergantung pada mesinnya. Additive memiliki banyak manfaat di dalam pelumas, antara lain untuk menghambat korosi alias karat, dan masih banyak lagi.

Senyawa penyusun lubricant additive antara lain antioksidan, yang dapat dibagi menjadi dua jenis kimia dasar yaitu amina dan fenolat. Antioksidan amina terbukti lebih efektif dalam mencegah degradasi oksidatif jangka panjang. Karena itulah produsen bahan kimia khusus LANXESS baru-baru ini mengumumkan peningkatan produksi antioksidan amina warna terang hingga beberapa kilo ton di pabriknya di Taiwan. Perusahaan ini menginvestasikan jutaan dolar untuk memperluas fasilitasnya demi memenuhi peningkatan permintaan di kawasan Asia Pasifik.

LANXESS memasarkan antioksidan aminanya dengan merek Naugalube®. Salah satu produknya, Naugalube® 438L, adalah antioksidan cair yang digunakan dalam berbagai pelumas transportasi dan industri. Dengan kinerja suhu tinggi yang sangat baik, Nauglaube® 438L dapat mengurangi oksidasi oli, memperpanjang masa pakai pelumas, dan memperpanjang jarak waktu servis.

Martin Saewe, Head of Lubricant Additives Business (LAB) LANXESS mengatakan pertumbuhan pasar antioksidan amina sangat cepat dalam beberapa bulan dan tahun terakhir. “Dengan tiga aset kami di lokasi strategis dan integrasi sebelumnya ke bahan baku utama, kami mendukung ketahanan pasokan di industri,” kata dia.

Sementara itu Veronika Sauer, Head of Marketing Lubricant Additives, mengatakan LANXESS mengembangkan antioksidan yang lebih aman, lebih berkelanjutan, dan berkinerja lebih tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah. “Kami sedang mengevaluasi untuk menawarkan beberapa material ini dari pabrik Taiwan kami juga,” katanya.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: