Bayangkan seekor kadal sepanjang lebih dari satu meter berlari melintasi halaman rumah Anda. Tubuhnya hitam bertotol putih, bergerak cepat, mampu berenang, memanjat, bahkan bertahan hidup di musim dingin. Kini, hewan seperti itu bukan lagi pemandangan langka di beberapa negara bagian Amerika Serikat.
Yang membuat khawatir para ilmuwan bukan karena kadal ini menyerang manusia. Masalah sebenarnya adalah dampaknya terhadap ekosistem.
Otoritas konservasi di negara bagian Georgia baru-baru ini meminta warga untuk membunuh kadal tegu jika menemukannya di alam liar. Seruan yang terdengar ekstrem ini muncul karena penyebaran spesies tersebut dianggap semakin sulit dikendalikan.
Bukan Predator Manusia, Tetapi Ancaman Besar bagi Alam
Kadal tegu yang bernama ilmiah Salvator merianae ini berasal dari Amerika Selatan, terutama Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Brasil. Dalam beberapa dekade terakhir, hewan ini populer di kalangan penghobi reptil eksotis karena kecerdasannya yang tinggi dan relatif mudah dipelihara.
Masalah muncul ketika sebagian hewan peliharaan tersebut kabur atau sengaja dilepas ke alam.
Begitu berada di lingkungan baru, kadal tegu ternyata mampu beradaptasi dengan sangat baik. Mereka dapat tumbuh hingga panjang sekitar 1,2 meter, berenang dengan baik, bergerak cepat, dan memiliki kemampuan unik untuk memasuki kondisi mirip hibernasi yang disebut brumasi, sehingga mampu bertahan pada musim dingin yang sebelumnya dianggap terlalu ekstrem bagi reptil tropis.
“Karena mereka bisa hidup di lebih banyak tempat dan memakan hampir apa saja, tidak banyak yang bisa menghentikan mereka,” ujar profesor satwa liar Universitas Florida, Frank Mazzotti, seperti dilansir Daily Mail.
Pemakan Segalanya
Salah satu alasan mengapa kadal tegu dianggap berbahaya adalah pola makannya yang luar biasa rakus.
Mereka memakan telur burung puyuh, ayam, kura-kura, hingga aligator. Tidak hanya itu, mereka juga memangsa anak burung yang bersarang di tanah, kalkun liar, kura-kura gopher, buah-buahan, sayuran, tanaman, bahkan makanan hewan peliharaan.
Bagi ekosistem lokal, kehadiran predator oportunistik seperti ini dapat menjadi bencana.
Telur-telur spesies asli yang selama jutaan tahun berkembang tanpa menghadapi ancaman semacam itu tiba-tiba menjadi santapan mudah. Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah telur penyu laut dan beberapa spesies kura-kura yang sudah terancam punah.
Mengapa Penyebarannya Sulit Dihentikan?
Masalah lain adalah kemampuan reproduksinya. Seekor betina dewasa dapat menghasilkan hingga 35 telur setiap tahun. Dengan jumlah predator alami yang sangat sedikit di Amerika Utara, populasi kadal tegu dapat berkembang pesat setelah berhasil membentuk koloni baru.
Data dari University of Georgia menunjukkan hampir 10.000 laporan penampakan tegu telah tercatat sejak 2002. Saat ini, kadal invasif tersebut telah ditemukan di Florida, Texas, Georgia, Carolina Selatan, bahkan Maryland.
Di Georgia saja, spesies ini telah dilaporkan muncul di sekitar 30 county atau wilayah administratif.
Ancaman yang Tak Terlihat: Penyakit dan Bakteri
Bahaya kadal tegu tidak berhenti pada kerusakan ekosistem.
Para peneliti juga mengkhawatirkan kemampuannya membawa parasit asing yang berpotensi menular kepada satwa lokal. Selain itu, banyak tegu diketahui membawa bakteri Salmonella, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia maupun hewan.
Keberadaan bakteri tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bagi sektor pertanian jika populasi tegu terus meluas ke area budidaya.
Mengapa Warga Diminta Membunuhnya?
Dalam konservasi modern, membunuh satwa liar biasanya merupakan pilihan terakhir. Namun untuk spesies invasif, pendekatannya berbeda.
Spesies invasif adalah organisme yang masuk ke lingkungan baru dan mengancam keanekaragaman hayati setempat. Ketika populasinya sudah berkembang, biaya dan kesulitan pengendaliannya bisa sangat besar.
Karena itu, Departemen Sumber Daya Alam Georgia meminta warga untuk segera melaporkan atau membunuh kadal tegu yang ditemukan. Jika tidak memungkinkan, warga diminta memotret hewan tersebut dan melaporkannya agar petugas dapat memasang perangkap.






Be First to Comment