Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi kupu-kupu (Foto: Ronny Overhate/Pixabay)

Ngengat dan Kupu-Kupu, Apa Bedanya?

Kalau kupu-kupu, pasti kamu bisa membayangkannya dengan mudah. Bagaimana dengan ngengat? Tahukah kamu serangga bertubuh coklat itu? Ternyata perbedaan antara kupu-kupu dan ngengat tak sekadar tampilan luar lho.

Pertama-tama, kamu perlu tahu bahwa keberagaman ngengat jauh lebih besar ketimbang kupu-kupu. Dari berbagai sumber diketahui bahwa ngengat memiliki sekitar 160 ribu spesies. Sedangkan kupu-kupu ‘hanya’ sekitar 11 ribu spesies.

Kedua serangga juga memiliki sisik di sayap mereka. Tapi sayap ngengat cenderung monoton, hanya berwarna krem atau coklat. Sedangkan kupu-kupu sayapnya warna-warni. Sayap ngengat juga memiliki struktur yang disebut frenulum, yang menghubungkan sayap depan dengan sayap belakang. Pada kupu-kupu tak ada struktur ini.

Baca juga: Keren, Dokter Hewan Ini Bisa Bikin Benang Jahit Bedah dari Ngengat

Perbedaan warna ini kemungkinkan disebabkan oleh perbedaan perilaku keduanya. Ngengat itu aktifnya di malam hari dan mungkin mereka ingin menyamarkan diri pada siang hari di benda-benda yang gelap seperti kulit kayu atau daun.

Kupu-kupu juga punya perilaku begitu. Tapi mereka ini hewan diurnal, artinya mereka aktif di siang hari untuk berpindah dari satu bunga ke bunga yang lain untuk mendapatkan nektar. Adapun warna-warni di sayapnya kemungkinan dimaksudkan untuk memperingatkan pemangsa bahwa mereka itu mengandung bahan kimia yang rasanya tidak enak.

Ngengat (Foto: Ian Lindsay/Pixabay)

Perbedaan perilaku lainnya adalah soal melipat sayap saat beristirahat. Kalau ngengat meratakan sayap ke tubuh mereka. Sedangkan kupu-kupu tidak.

Kalian tahu kan bahwa kedua serangga ini melakukan metamorfosis? Metamorfosis adalah proses biologis di mana hewan ini berkembang secara fisik termasuk kelahiran atau penetasan, dalam fase dan perubahan yang mencolok di struktur tubuh mereka, yang terjadi melalui pertumbuhan sel dan diferensiasi.

Baca juga: Serangga Terancam Punah, Bumi Terancam Musnah?

Kupu-kupu, ngengat, kumbang, lalat, dan lebah mengalami apa yang disebut metamorfosis sempurna. Ada empat tahap dalam metamorfosis kupu-kupu dan ngengat: telur, larva, pupa/kepompong, dan dewasa.

Nah pada tahap kepompong, ngengat membuat kepompong yang dibungkus sutra. Sedangkan kupu-kupu membuat kepompong dari bahan yang keras, halus, tapi tanpa sutra.

Lalu perbedaan lain ada pada ukuran antena di kepala mereka. Antena pada kupu-kupu lebih tipis dengan ujung berbentuk gada. Sedangkan antena pada ngengat berbulu atau seperti sisir.

Antena pada kupu-kupu dan ngengat berfungsi untuk membantu mereka menyeimbangkan diri, terutama saat mereka terbang, dan untuk memindai sekitar mereka.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: