Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi hotel (Foto: ming dai/Pixabay)

IHG Incar Hotel Independen Premium, Luncurkan Noted Collection

Di tengah persaingan ketat industri perhotelan global, IHG Hotels & Resorts memilih jalur yang semakin populer di kalangan operator besar: bukan membangun hotel baru, melainkan merangkul hotel independen yang sudah punya karakter kuat.

Melalui brand baru bernama Noted Collection, operator hotel asal Inggris itu membidik segmen hotel premium independen, pasar besar yang selama ini relatif terfragmentasi, tapi justru menawarkan peluang pertumbuhan yang cepat.

Targetnya tidak kecil. IHG membidik lebih dari 150 hotel bergabung dalam jaringan Noted Collection dalam 10 tahun ke depan.

Langkah ini mencerminkan perubahan strategi ekspansi operator hotel global. Alih-alih ekspansi berbasis pembangunan properti baru yang mahal dan memakan waktu, perusahaan kini lebih fokus pada model konversi, mengajak hotel independen masuk ke jaringan global, tanpa harus kehilangan identitasnya.

Chief Executive Officer IHG Hotels & Resorts, Elie Maalouf, mengatakan pendekatan ini menjawab kebutuhan dua pihak sekaligus: pemilik hotel dan wisatawan.

“Brand ini melengkapi portofolio premium kami sekaligus melanjutkan kesuksesan Vignette Collection dan brand konversi kami yang berkembang pesat seperti voco dan Garner. Saat ini terdapat minat yang kuat dari para pemilik hotel berkualitas tinggi dan berkarakter unik untuk bergabung dengan platform dan kepakaran kami,” kata Maalouf.

Di balik pernyataan itu, ada realitas bisnis yang jelas. Hotel independen sering kali kuat dari sisi konsep dan pengalaman, tapi lemah dalam distribusi, teknologi, dan akses ke pelanggan global. Di sinilah operator seperti IHG masuk, menawarkan jaringan distribusi, sistem manajemen pendapatan, dan program loyalitas global dengan lebih dari 160 juta anggota.

Bagi pemilik hotel, bergabung dengan jaringan global bisa langsung berdampak pada okupansi dan pendapatan. Bagi operator, ini cara tercepat memperbesar jaringan tanpa harus menanggung risiko pembangunan.

Rebutan pasar hotel independen premium

Secara global, ada sekitar 2,3 juta kamar hotel independen di segmen upscale hingga upper upscale, kategori yang menjadi target utama Noted Collection. Ini adalah pasar yang besar, dan semakin diperebutkan.

Operator hotel global kini berlomba-lomba membangun “collection brands”, portofolio hotel independen yang tetap mempertahankan identitas masing-masing, tetapi beroperasi dalam jaringan global.

IHG sendiri sudah lebih dulu melakukannya melalui brand lain, dan Noted Collection menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat posisi di segmen premium.

Brand baru ini akan berdiri berdampingan dengan portofolio premium IHG yang sudah ada, termasuk Crowne Plaza dan brand lifestyle seperti Hotel Indigo.

Namun berbeda dengan brand hotel konvensional yang relatif seragam, Noted Collection justru menekankan perbedaan. Setiap hotel akan dipilih berdasarkan karakter, cerita, dan pengalaman uniknya.

Pendekatannya lebih mirip kurasi daripada ekspansi massal.

Strategi memperbesar jaringan tanpa membangun hotel baru

Bagi operator hotel global, model konversi seperti ini jauh lebih efisien secara modal. Mereka tidak perlu membeli tanah atau membangun hotel. Sebaliknya, mereka memonetisasi kekuatan utama mereka: brand, teknologi, dan jaringan pelanggan.

IHG sebelumnya juga mengakuisisi Ruby Hotels, brand lifestyle urban yang menyasar destinasi city break. Langkah-langkah ini menunjukkan arah yang konsisten: memperluas jaringan melalui integrasi, bukan pembangunan fisik.

Noted Collection akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dari kawasan Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Afrika, wilayah yang masih memiliki banyak hotel independen premium dengan potensi konversi tinggi.

Bagi industri, tren ini menandai perubahan lanskap kompetisi. Operator global tidak lagi hanya bersaing membangun hotel baru, tetapi juga bersaing memperebutkan hotel yang sudah ada.

Dan bagi IHG, Noted Collection bukan sekadar brand baru. Ini adalah instrumen ekspansi, cara memperbesar jaringan global dengan lebih cepat, lebih fleksibel, dan jauh lebih efisien secara bisnis.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.