Press "Enter" to skip to content

Yuk Jelajahi Kota-Kota Kelahiran Para Penulis Terkenal Ini

Siapa bilang buku cuma untuk dibaca. Buku ternyata juga dapat membawa kamu ke tempat-tempat yang baru dan menarik, bahkan dunia yang sama sekali baru. Di Hari Buku Dunia (World Book Day, 23 April 2019) kali ini, Agoda akan membawa kamu dalam suatu perjalanan literatur yang berbeda dengan yang lainnya.

Untuk liburan kamu berikutnya, lacak asal usul beberapa penulis favorit kamu dengan mampir ke kota asal mereka, di mana beberapa di antara kota-kota tersebut telah mengilhami karya-karya mereka yang paling signifikan.

Berikut adalah beberapa tempat di Asia yang harus dikunjungi oleh para pencinta buku:

Kobe, Jepang

Di sini ada kisah tentang pahlawan sastra: Haruki Murakami dengan karya terkenalnya: “Kafka on the Shore” dan “1Q84” terbitan Shinchosha.

Objek Wisata Wajib: Kuil Ikuta, Arima Onsen, Jembatan Akashi-Kaikyo

Murakami dibesarkan di Kobe, yang menjadi latar beberapa kisahnya, seperti novel debutnya “Hear the Wind Sing”. Karya-karya Murakami memiliki elemen surealis, seringkali dengan tema melankolis yang dalam beberapa hal mencerminkan keindahan yang menenteramkan yang dapat ditemukan di banyak kuil yang hening dan pemandangan alam yang menakjubkan di kota kecil yang berada di tepi laut ini. Rasakan sisi minimalis Kobe yang meneduhkan ketika kamu menginap di Arimakoyado Hataya Ryokan.

Camarines Norte, Filipina

Di sini ada Ricky Lee dengan karya terkenalnya “Para kay B” terbitan Philippine Writers’ Studio Foundation.

Objek Wisata Wajib: Kepulauan Calaguas, Pulau Apuao Grande, Pantai Bagasbas

Di luar novelnya “Para kay B,” karya-karya Ricky Lee mencakup penulisan naskah film dan naskah drama. Dia telah bekerja sama dengan beberapa sutradara Filipina yang disegani seperti Lino Brocka dan Ishmael Bernal, dan bahkan telah menerbitkan sebuah buku tentang penulisan skenario yang berjudul “Trip to Quiapo”, yang sejak diluncurkan telah menjadi bahan ajar utama bagi perguruan dan sekolah tinggi ilmu komunikasi di Filipina.

Kunjungi kota kelahiran Lee di Camarines Norte di pusat Bicol, Filipina dan nikmati pantai-pantainya yang indah seperti yang ada di Pulau Apuao Grande dan gugusan pulau Calaguas. Tetap nyaman dengan menjadikan One Platinum Hotel sebagai basis kamu saat berada di area tersebut.

Pulau Belitung, Indonesia

Pasti tahu dong Andrea Hirata dengan karya terkenal: Seri “Laskar Pelangi”.

Objek Wisata Wajib: Pantai Tanjung Kelayang, Museum Kata Andrea Hirata, Rumah Tradisional Belitung

Novel terlaris karya Andrea Hirata, “Laskar Pelangi,” membawa kita kembali ke masa kecilnya dan perjuangan yang dihadapinya dalam mengejar mimpinya dari kota asalnya, Pulau Belitung. Mampirlah di Museum Kata Andrea Hirata yang penuh warna, sebuah museum sastra yang didirikan oleh Hirata pada tahun 2010 untuk menginspirasi orang untuk mengejar impian mereka. Jelajahi pulau yang menginspirasi kisah Hirata dan kamu akan menemukan pantai pasir putih yang indah dan perairan biru yang jernih. Habiskan malam kamu di Arumdalu Private Resort di Tanjung Pandan, Belitung.

Jika kamu berada di Amerika, berkunjunglah ke:

New York, Amerika Serikat

Di kota ini ada Jenny Han dengan karya terkenal: “To All the Boys I’ve Loved Before” terbitan Simon & Schuster.

Objek Wisata Wajib: Empire State Building, Patung Liberty, Jembatan Brooklyn, Broadway

Meskipun Han awalnya berasal dari Virginia, masa waktu yang dihabiskannya di New York membentuk kariernya sebagai penulis fiksi dewasa muda. Menginaplah di apartemen Jun New York Midtown III yang nyaman, dan kamu akan merasa seperti berada di rumah sendiri saat kamu beristirahat sejenak dari perjalanan wisatamu.

Aracataca, Kolombia

Gabriel García Márquez adalah sastrawan dari kota ini dengan karya terkenal: “One Hundred Years of Solitude” terbitan HarperCollins, “Love in the Time of Cholera” terbitan Penguin Classics.

Objek Wisata Wajib: Casa Museo, Casa del Telegrafista

Kota Aracataca dibangun di sepanjang sungai dengan nama yang sama dan merupakan kota kelahiran pemenang Penghargaan Nobel Kesusastraan Gabriel García Márquez. Desa Macondo dalam novel terkenal García Márquez, “One Hundred Years of Solitude” merupakan ilustrasi dari Aracataca. Jelajahi rumah masa kecil García Márquez yang direkonstruksi menjadi museum dan Casa del Telegrafista saat berada di Aracataca, kemudian beristirahatlah di Agoda Homes yang menawan di Parque Los Novios di Santa Marta, Magdalena, dimana kamu bisa mengunjungi Tayrona National Natural Park Kolombia yang terkenal.

Jika kami bertualang ke Eropa, maka pertimbangkan untuk mengunjungi:

Edinburgh, Skotlandia

Jelas kamu pasti tahu J.K. Rowling dengan karya terkenal: Seri “Harry Potter” terbitan Bloomsbury.

Objek Wisata Wajib: Kastil Edinburgh, The Royal Botanic Gardens, Dynamic Earth, Underground Edinburgh, The Scotch Whisky Experience

Potterhead, berkumpullah! Meskipun Rowling lahir di Yates, Inggris, ia menulis sebagian besar buku Harry Potter semasa hidupnya di Edinburgh. Kunjungi kafe-kafe tempat dia dikatakan menghabiskan waktunya untuk menulis, dan bermalamlah di Radisson Collection Hotel, Royal Mile Edinburgh yang trendi.

Florence, Italia

Pahlawan sastra di kota ini adalah Dante Alighieri dengan karya terkenal: “The Divine Comedy” dan “Vita Nuova” terbitan Penguin Classics.

Objek Wisata Wajib: Gereja Santa Margherita dei Cerchi (gereja Dante), Ponte Vecchio, Piazza della Signoria dan Loggia dei Lanzi.

Dianggap sebagai tempat kelahiran Renaisans, Florence adalah ibu kota budaya Italia, dan tempat di mana penyair Dante bertemu dengan cinta dalam hidupnya, Beatrice. Beatrice telah menginspirasi beberapa karya terbesar Dante termasuk “Vita Nuova” dan “The Divine Comedy”. Jelajahi Kota Tuscany yang romantis ini, dan mungkin kamu juga dapat menemukan cintamu!

Domux Home Repubblica menawarkan akomodasi yang menyeimbangkan kehidupan modern dengan pesona Italia klasik.

Dan jika kamu akan berlibur ke Timur Tengah, maka jangan lupa untuk menambahkan destinasi-destinasi berikut ke rencana perjalanan Anda:

Istanbul, Turki

Pahlawan sastra di sini adalah Orhan Pamuk dengan karya terkenal: “Snow” dan “The Museum of Innocence” terbitan Faber & Faber.

Objek Wisata Wajib: Museum of Innocence, The Blue Mosque, Museum Hagia Sophia

Pamuk dianugerahi Penghargaan Nobel Kesusastraan pada tahun 2006 dan memegang prestise sebagai orang Turki pertama yang menerima Nobel. Kisah-kisahnya banyak didasarkan pada budaya dan politik Turki. Dia juga mendirikan Museum of Innocence sebagaimana yang ia gambarkan dalam novelnya. Untuk mengalami masa berlibur di Turki yang benar-benar menyenangkan, menginaplah di Fer Hotel.

Dubai, Uni Emirat Arab

Pahlawan sastranya adalah Mohammad Al-Murr dengan karya terkenal: “Dubai Tales” dan “The Wink of the Mona Lisa” terbitan Motivate Publishing.

Objek Wisata Wajib: Burj Khalifa, Palm Jumeirah.

Lahir di Dubai, penulis cerita pendek pemenang penghargaan Mohammad Al-Murr telah menerbitkan lebih dari 10 koleksi cerita pendeknya. Sesuai dengan judulnya, “Dubai Tales” adalah kompilasi cerita yang mengisahkan liku kehidupan di Dubai, yaitu percampuran antara pemikiran modern dan kebanggaan yang kuat terhadap tradisi. Apartemen dengan dua kamar tidur yang cantik di The Residences by Emaar menawarkan pemandangan megah Burj Khalifa, gedung pencakar langit setinggi 2.700 kaki, dan akan menjadi pilihan akomodasi yang sempurna saat kamu berada di Dubai.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: