Press "Enter" to skip to content
Ilustrasi penguburan manusia (Foto: Edgar Bracamonte Lévano/Live Science)

Praktik Pengorbanan Anak di Kaki Andes

Di kaki pegunungan Andes rahasia itu terungkap. Di situlah anak-anak korban pengorbanan manusia dikuburkan. Arkeolog telah menemukan kerangka 29 individu yang diperkirakan dikubur sekitar 1.000 tahun yang lalu di situs Huaca Santa Rosa de Pucala di Lambayeque di Peru.

Kerangka manusia itu diperkirakan wujud dari budaya pengorbanan manusia yang dipraktikkan oleh kebudayaan Wari, demikian kata Edgar Bracamonte Levano, direktur penggalian dan arkeolog di Museum Royal Tombs of Sipan, seperti dilansir Live Science.

Selain kerangka manusia, penelitian itu menemukan kerangka dari delapan ekor marmut, beberapa alpacas dan llama, yang semuanya kemungkinan termasuk hewan yang ikut dikorbankan. Mereka juga menemukan pot, botol, dan pisau dengan bilah berbentuk setengah bulan.

Ciri kebudayaan Wari dikenali sebab kawasan itu dikelilingi oleh tiga bangunan khas berbentuk D yang khas dari ruang keagamaan budaya tersebut. Persembahan manusia mungkin merupakan “bagian dari ritual yang mungkin dilakukan pada saat memulai pembangunan ruang keagamaan bergaya Wari ini,” kata Bracamonte.

Kebudayaan wari berkembang di sepanjang pegunungan dan pantai Peru modern dari sekitar tahun 500 hingga 1000 M. Orang Wari dikenal dengan kain tenunan halus dan tembikar pahatan, serta jalan dan pertanian bertingkat. Struktur masyarakat Wari masih jadi perdebatan, tetapi para arkeolog telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa agama sangat terkait dengan politik dan bahwa perempuan termasuk dalam tingkat pemerintahan tertinggi.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: