Press "Enter" to skip to content
Ikan Tomiyamichthys oriens (Foto. Dok. BRIN)

Ilmuwan RI Temukan Ikan Baru, Namanya Terinspirasi Sunrise of Java

Laut Indonesia kembali menyimpan kejutan. Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi spesies baru ikan gobi udang yang hanya ditemukan di perairan Banyuwangi, Jawa Timur. Menariknya, ikan mungil ini diberi nama Tomiyamichthys oriens, terinspirasi dari julukan Banyuwangi sebagai The Sunrise of Java.

Penemuan ini menambah daftar panjang kekayaan hayati laut Indonesia yang masih terus terungkap. Para peneliti menilai masih banyak spesies yang belum pernah didokumentasikan, meski hidup di perairan Nusantara selama ribuan tahun.

Berawal dari Dua Ikan Kecil

Penemuan spesies baru ini bermula dari dua ekor ikan hias laut yang dikoleksi dari perairan Banyuwangi.

Tim peneliti BRIN kemudian menganalisis keduanya menggunakan pendekatan taksonomi integratif, yaitu menggabungkan pengamatan bentuk tubuh (morfologi) dengan analisis DNA.

“Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” kata peneliti BRIN, Kunto Wibowo.

Hasil analisis menunjukkan ikan tersebut memang mirip dengan Tomiyamichthys hyacinthinus, spesies yang ditemukan di Jepang. Namun setelah diteliti lebih mendalam, keduanya ternyata berbeda.

Perbedaan itu terlihat dari jumlah jari-jari sirip, jumlah sisik, struktur insang, pola warna tubuh, hingga susunan genetiknya.

Warna Cerah Jadi Identitas

Salah satu ciri paling mencolok dari spesies baru ini adalah tubuhnya yang dihiasi lima bercak jingga terang di sepanjang badan.

Di bagian kepala terdapat bercak kuning kecil, sementara ikan jantan memiliki dua filamen panjang pada sirip punggung pertamanya.

Analisis DNA juga memperkuat temuan tersebut. Dibandingkan kerabat terdekatnya di Jepang, ikan ini memiliki perbedaan genetik sekitar 3,1 persen, angka yang cukup untuk mengukuhkannya sebagai spesies yang berbeda.

Dinamai dari Matahari Terbit Banyuwangi

Nama oriens berasal dari bahasa Latin yang berarti “timur” atau “matahari terbit”.

Penamaan ini bukan tanpa alasan.

Selain menggambarkan warna jingga cerah pada tubuh ikan, nama tersebut juga menjadi penghormatan bagi Banyuwangi yang dikenal luas dengan julukan The Sunrise of Java.

Menurut Kunto, penamaan spesies baru juga menjadi cara untuk mengabadikan lokasi penemuan sekaligus mengenalkan kekayaan biodiversitas Indonesia kepada dunia.

“Kami berharap temuan ini mendorong penelitian lanjutan sehingga semakin banyak keanekaragaman hayati laut Indonesia yang dapat diungkap,” ujarnya.

Hanya Ditemukan di Banyuwangi

Hingga kini, Tomiyamichthys oriens baru diketahui hidup di dasar laut berpasir di kawasan pesisir Banyuwangi.

Informasi dari nelayan setempat menunjukkan ikan ini hidup di perairan dangkal.

Sebagai anggota kelompok gobi udang, spesies ini diduga memiliki hubungan simbiosis dengan udang pistol (snapping shrimp), seperti kerabat-kerabatnya. Dalam hubungan tersebut, udang menggali liang sebagai tempat berlindung, sementara ikan bertugas mengawasi lingkungan sekitar dan memberi peringatan jika ada predator.

Meski demikian, para peneliti mengatakan perilaku unik ini masih perlu dipastikan melalui penelitian lebih lanjut.

Laut Indonesia Masih Menyimpan Banyak Misteri

Penemuan Tomiyamichthys oriens menunjukkan bahwa perairan Indonesia masih menyimpan banyak spesies yang belum dikenal ilmu pengetahuan.

Sebagai negara yang berada di pusat Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle), Indonesia dikenal memiliki salah satu tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Namun, sebagian besar organisme laut, terutama yang berukuran kecil dan hidup di habitat dasar, masih belum terdokumentasikan secara menyeluruh.

Karena itu, riset biosistematika seperti yang dilakukan BRIN menjadi penting, bukan hanya untuk menemukan spesies baru, tetapi juga sebagai dasar ilmiah bagi upaya konservasi dan pengelolaan kekayaan hayati laut Indonesia di masa depan.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

situs slot gacor

Mission News Theme by Compete Themes.
RPHOKI AGENHOKI CHUTOGEL agenhoki agenhoki.com Sbobet88