Press "Enter" to skip to content

Makna Tut Wuri Handayani dan Hari Pendidikan Nasional

Tanggal 2 Mei selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Tanggal ini merupakan tanggal kelahiran tokoh pendidikan sekaligus pahlawan nasional Ki Hajar Dewantara. Bicara soal pendidikan, kita akan selalu ketemu dengan semboyan menarik: Tut Wuri Handayani. Masih ingatkah kamu arti semboyan ini?

Tut wuri handayani adalah satu dari tiga slogan yang dicetuskan Ki Hajar Dewantara dalam bahasa Jawa, yang terkenal, yaitu: Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

Kira-kira kalau diterjemahkan: Di depan jadi teladan, di tengah membangun/menggerakkan karsa atau daya, di belakang memberikan dorongan.

Ki Hajar Dewantara lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Lulus dari Sekolah Dasar ELS, beliau melanjutkan pendidikan ke STOVIA atau sekolah kedokteran bumiputera, namun tak sampai lulus.

Berkarier sebagai wartawan di beberapa penerbitan, Ki Hajar Dewantara kemudian mendirikan Taman Siswa, lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan kepada para pribumi untuk memperoleh hak pendidikan seperti halnya warga bangsawan dan orang Belanda pada waktu itu.

Pada kabinet pertama RI, beliau diangkat menjadi Menteri Pendidikan. Namanya diabadikan pula sebagai nama kapal perang RI dan potretnya pernah diabadikan pada uang kertas pecahan Rp20.000 tahun edisi 1998.

Khusus peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 ini, sekolah-sekolah diimbau untuk mengadakan berbagai kegiatan dalam semangat unjuk kinerja hasil pembangunan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Sebab tema Hardiknas tahun ini adalah: “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.
%d blogger menyukai ini: